kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Targetkan jual 3 juta ton batubara, Sumber Global Energy (SGER) pacu ekspor


Senin, 02 Agustus 2021 / 19:42 WIB
ILUSTRASI. Sebuah truk pengangkut batu bara melintasi jalan tambang batu bara di Kecamatan Salam Babaris, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Rabu (7/7/2021). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wsj.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

Sampai dengan semester I 2021, realisasi kontrak batubara SGER sudah mencapai 1,5 juta ton hingga 2 juta ton.  Di sepanjang tahun ini, pihaknya menargetkan dapat memacu penjualan hingga 3 juta ton batubara yang harapannya bisa mengerek pendapatan tahun ini sekitar 10%-15% yoy. Adapun komposisi penjualannya masih 90% dari ekspor dan 10% domestik. 

Untuk di pasar lokal, Welly mengungkapkan saat ini pihaknya tetap menjajaki ke beberapa Independent Power Producer (IPP) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan menjajaki beberapa smelter di Sulawesi.  

Namun, Welly menegaskan, saat ini pihaknya tidak agresif menggali pasar domestik karena masalah pembayaran dari PLN yang bisa tertunda 3 bulan bahkan bisa 6 bulan. Sedangkan, jika dibandingkan dengan ekspor yang memakai instrumen Letter of Credit (L/C) di mana setelah pemuatan, perusahaan sudah mendapatkan dana sehingga bisa membeli batubara untuk pengapalan yang berikutnya. 

Maka dari itu, untuk menjaga arus kas perusahaan ketika menjual batubara ke domestik, Welly mengungkapkan, SGER telah menjajaki pembicaraan ke beberapa bank untuk mendapatkan pembiayaan. 

Direktur Keuangan Sumber Global Energy, Cendrasuri Ependy menjelaskan, sampai dengan semester I 2021 perusahaan sudah menyerap belanja modal sekitar 70% atau Rp 600 miliar. "Alokasinya fokus untuk mendukung target pengapalan dari kontrak yang sudah didapatkan," ujarnya singkat. 

Selanjutnya: United Tractors (UNTR) bukukan kinerja positif di paruh pertama 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×