kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.972   59,00   0,33%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Tarif murah selama promosi, Go-Jek laris manis


Minggu, 28 Juni 2015 / 09:37 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sejumlah mahasiswa di kampus Universitas Indonesia mengaku memilih layanan Go-Jek karena tergiur tarif promo yang diberlakukan sejak awal bulan Ramadhan ini. Tarif promo itu dirasa lebih hemat dibanding tarif ojek pangkalan yang ada di kampus mereka.

"Lumayan cuma bayar Rp 10.000 sampai kosan, makanya jadi sering pakai Go-Jek. Kalau berangkat ke kampus juga jadi lebih mudah," kata Siska, mahasiswi Sastra Belanda yang tinggal di kawasan Margonda, pada Sabtu (27/6) siang.

Biasanya, Siska menghabiskan sekitar Rp 20.000 seharinya untuk biaya transportasi pergi dan pulang kuliah. Namun, sejak Go-Jek memberi promo, budget biaya transportasinya bisa lebih ditekan.

Cindy, mahasiswi Sastra Indonesia di UI juga tertarik menggunakan layanan Go-Jek karena adanya promo yang tidak memberatkan kantong. Akan beda cerita bila promo tersebut tidak berlaku lagi sebab Cindy menilai tarif normal Go-Jek tanpa promo tergolong mahal, tidak seperti ojek pangkalan di UI.

"Aku pernah pesen juga Go-Jek dengan tarif normal dan itu mahalnya memang enggak ketulungan ya, kayak argo taksi. Jadi aku pikir-pikir lagi kalau mau pesen Go-Jek tanpa promo Rp 10.000 itu," ungkap Cindy, Sabtu siang.

Dari pantauan, tarif ojek pangkalan dibanding tarif promo Go-Jek memiliki selisih besar. Bila ojek pangkalan di UI rata-rata mematok tarif Rp 10.000 dari area tengah kampus menuju gerbang UI, tidak demikian dengan go-jek yang mematok Rp 10.000 hingga 25 kilometer pertama.

Namun, menurut Esti, mahasiswi Fakultas Ekonomi UI, dia mulai sering menggunakan Go-Jek karena jaminan keamanan yang ditawarkan layanan tersebut. Terlebih bila melewati kawasan-kawasan yang lengang di dalam kampus.

"Aman sih, makanya pakai Go-Jek. Tapi bukan berarti ojek pangkalan enggak aman, mereka ramah-ramah juga kok. Jaga-jaga aja, lebih percaya Go-Jek karena mereka lengkap dan jelas identitasnya," tutur Esti. (Aldo Fenalosa)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×