kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.973.000   129.000   4,54%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Tekan ongkos, Berdikari fokus di daging beku


Rabu, 18 Maret 2015 / 16:44 WIB
Tekan ongkos, Berdikari fokus di daging beku
ILUSTRASI. Perbandingan Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 12 dan Xiaomi Redmi Note 13


Reporter: Mona Tobing | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Berdikari menargetkan pendapatannya naik di tahun ini. Untuk merealisasikannya, perseroan akan mengandalkan bisnis pengolahan.

Librato El Arif, Direktur Utama Berdikari mengatakan, perusahaan masih mengandalkan lini bisnis pengelolaan termasuk di dalamnya Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang menghasilkan daging beku. Cara ini untuk mengurangi tekanan ongkos yang harus ditanggung perusahaan. Sebab, selama ini perusahaan lebih sering mengirimkan dalam bentuk sapi hidup.

"Ongkosnya terlalu mahal apalagi sapi tidak bisa diasuransikan. Belum lagi berat badannya susut 30%. Saya hitung kami bisa hilang sebesar Rp 12.000," kata Librato El Arif, Selasa (17/3). 

Selain mengurangi ongkos produksi, keuntungan lain pengiriman dalam bentuk daging beku yakni kualitasnya lebih bagus karena sudah diolah terlebih dahulu. Ditambah lagi, kebersihannya juga dianggap lebih bagus dan tahan lama. 

Selain pasar dalam negeri, beberapa pasar daging beku yang disasar Berdikari adalah Jepang, Korea Selatan dan Brazil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×