kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Telkom Tawarkan Pensiun Dini kepada 1.200 Karyawan


Selasa, 20 Oktober 2009 / 14:58 WIB
Telkom Tawarkan Pensiun Dini kepada 1.200 Karyawan


Reporter: Nadia Citra Surya |


JAKARTA. Lewat Transformasi Bisnis yang digadang-gadang sejak awal tahun ini dan resmi diluncurkan pekan lalu, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) rupanya juga membuka opsi pensiun dini bagi karyawannya demi mengejar efisiensi dan efektivitas perusahaannya.

Program pensiun dini yang dibuka mulai Oktober 2009 tersebut ditawarkan kepada 1.200 pegawai Telkom. Kepada pegawai yang memenuhi syarat untuk mengajukan pensiun dini, manajemen Telkom menjanjikan akan memberi kompensasi yang sangat memadai.

"Transformasi bisnis yang dilakukan Telkom dari semula perusahaan telekomunikasi saja menjadi perusahaan T.I.M.E (Telecommunication, Information, Media dan Edutainment) tentunya memerlukan kompetensi pegawai yang baru pula," kata Vice President Public and Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia (20/10).

Perampingan manajemen tersebut secara bertahap akan dilakukan sesui dengan kondisi perusahaan. "Pensiun dini akan terus ditawarkan hingga dicapai jumlah pegawai yang ideal, tetapi ditawarkan secara sukarela," lanjut Eddy tanpa merinci besaran kompesasi atau pun jumlah karyawan ideal yang dibidiknya. Program Pensiun Dini sendiri dijadwalkan berlanjut hingga 2011.

Saat ini Telkom memiliki sekitar 23.286 pegawai, dari jumlah tersebut sekitar 460 orang diperkerjakan atau diperbantukan di anak perusahaan dan perusahaan lain. "Sebagai perusahaan telekomunikasi, jumlah pegawai itu memang besar sementara lingkungan bisnis sangat cepat berubah dan sumber daya efisien merupakan pertimbangan strategis," cetus Eddy.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×