kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.085   -11,00   -0,06%
  • IDX 6.102   -28,23   -0,46%
  • KOMPAS100 799   -0,72   -0,09%
  • LQ45 608   0,27   0,04%
  • ISSI 211   -0,77   -0,36%
  • IDX30 342   0,15   0,04%
  • IDXHIDIV20 424   0,55   0,13%
  • IDX80 91   -0,01   -0,01%
  • IDXV30 116   -0,29   -0,25%
  • IDXQ30 110   0,24   0,22%

Telkomsat Siapkan Konektivitas Satelit LEO untuk Layanan Dukcapil di 50 Daerah


Rabu, 29 Juli 2026 / 13:14 WIB
Telkomsat Siapkan Konektivitas Satelit LEO untuk Layanan Dukcapil di 50 Daerah
ILUSTRASI. Infrastruktur konektivitas satelit di Papua Pegunungan (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) memperkuat dukungan konektivitas bagi layanan administrasi kependudukan di wilayah terpencil, melalui implementasi teknologi satelit low earth orbit (LEO).

Bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) itu  menyiapkan penerapan layanan tersebut di 50 daerah yang belum memiliki akses sinyal atau masih mengalami keterbatasan jaringan telekomunikasi.

Direktur Komersial Telkomsat, Andri Yunianto mengatakan, pemanfaatan teknologi satelit menjadi salah satu solusi untuk mendukung keberlangsungan layanan publik di wilayah yang menghadapi keterbatasan infrastruktur telekomunikasi.

"Telkomsat mendukung pemerataan konektivitas melalui layanan berbasis satelit, khususnya bagi wilayah yang belum memiliki akses jaringan atau masih mengalami keterbatasan sinyal," ujar Andri, dalam keterangannya, Selasa (28/7). 

Baca Juga: Produksi Minyak Berpotensi Anjlok ke 580.000 Barel per Hari, Ini Penyebabnya

Menurutnya, dukungan konektivitas berbasis LEO diharapkan membantu pemerintah daerah mengakses sistem administrasi kependudukan dengan lebih stabil. sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, termasuk di wilayah yang belum terjangkau jaringan terestrial secara memadai.

Sekretaris Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Hani Syopiar Rustam mengatakan, kesiapan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi perangkat dan jaringan di daerah penerima bantuan.

"Ketersediaan jaringan komunikasi yang memadai merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan," ujar Hani.

Sebanyak 50 daerah penerima program tersebar di Sumatra, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Wilayah-wilayah tersebut merupakan daerah yang belum memiliki sinyal atau masih mengalami kualitas jaringan telekomunikasi yang terbatas.

Melalui kolaborasi ini, Telkomsat dan Ditjen Dukcapil berharap teknologi satelit dapat memperkuat pemerataan konektivitas sekaligus meningkatkan kualitas dan keberlanjutan pelayanan administrasi kependudukan di berbagai wilayah Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×