kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.994   23,00   0,13%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Telkomsel Optimistis Prospek Bisnis Fixed Broadband Masih Positif hingga Akhir 2026


Jumat, 24 Juli 2026 / 09:54 WIB
Telkomsel Optimistis Prospek Bisnis Fixed Broadband Masih Positif hingga Akhir 2026
ILUSTRASI. Perawatan Jaringan BTS Telkomsel (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Telkomsel optimistis prospek bisnis layanan fixed broadband di Indonesia masih positif hingga akhir 2026, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat, terhadap konektivitas digital untuk mendukung berbagai aktivitas. 

Vice President Home Broadband and FMC Product Marketing Telkomsel Hardika Nugroho mengatakan, hingga kuartal I-2026 jumlah pelanggan IndiHome mencapai sekitar 10,3 juta pelanggan atau tumbuh 4,9% secara tahunan (year on year/YoY). Pada saat yang sama, pelanggan Fixed Mobile Convergence (FMC) mencapai sekitar 6,08 juta pelanggan atau meningkat 11,8% YoY.

Baca Juga: Modena Luncurkan PLTS Atap untuk Dukung Transisi Energi Ancora Indonesia (OKAS)

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan internet rumah, yang terintegrasi dengan layanan seluler untuk mendukung aktivitas digital sehari-hari.

“Bisnis fixed broadband IndiHome menunjukkan perkembangan yang positif sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas digital yang andal untuk mendukung gaya hidup serta aktivitas keluarga di rumah,” ujar Hardika kepada KONTAN, Jumat (24/7).

Menurut Hardika, Telkomsel terus berupaya menghadirkan pengalaman digital yang lebih nyaman dan relevan melalui layanan IndiHome. Bagi pelanggan, layanan konvergensi tersebut menghadirkan pengalaman yang lebih praktis dan seamless, mulai dari koneksi internet rumah yang andal hingga kemudahan mengakses berbagai layanan digital dalam satu ekosistem.

Telkomsel juga menilai prospek bisnis fixed broadband di Indonesia masih menjanjikan. Tingkat penetrasi fixed broadband nasional dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar, dibandingkan negara-negara lain di kawasan. Sementara kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas berkecepatan tinggi terus meningkat.

Baca Juga: Bangun FPSO, Proyek Hulu Migas North Hub Bakal Beroperasi Kuartal IV-2028

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×