Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) melihat prospek bisnis gudang logistik masih cerah untuk semester II-2026.
Meskipun kontribusi pendapatan dari segmen ini masih tergolong kecil, manajemen optimistis dengan pertumbuhan bisnis pergudangan seiring permintaan yang terus meningkat.
Head of Corporate Finance and Investor Relation BEST, Rika Mandasari mengatakan perseroan masih melihat prospek bisnis pergudangan dan logistik tetap positif hingga akhir tahun nanti.
Hal ini didukung oleh pertumbuhan pada aktivitas manufaktur, logistik, serta kebutuhan efisiensi rantai pasok di kawasan industri MM2100.
Baca Juga: BEST Electronic Investasi US$ 10 Juta untuk Bangun Pabrik AC dan Mesin Cuci
Tingkat okupansi pergudangan (sewa), a ready-to-use Standard Factory Buildings (SFB) BEST juga masih mencapai full okupansi (100%) hingga kuartal II-2026, dengan model sewa jangka menengah hingga panjang.
“Meskipun kondisi ekonomi global masih diwarnai berbagai tantangan, kami melihat kebutuhan terhadap fasilitas logistik modern masih cukup baik, khususnya di kawasan yang memiliki lokasi strategis dan infrastruktur yang memadai,” ungkap Rika, kepada Kontan, Rabu (15/7/2026).
Dari sisi pendapatan, kontribusi terbesar pendapatan BEST masih berasal dari penjualan lahan industri. Sementara bisnis pergudangan merupakan salah satu bagian dari strategi diversifikasi usaha yang dijalankan perusahaan.
BEST melihat bisnis pergudangan memiliki potensi untuk memberikan kontribusi yang lebih besar seiring meningkatnya permintaan terhadap fasilitas industri dan logistik siap pakai.
Baca Juga: BEST Bidik Pertumbuhan Moderat pada 2026, Permintaan Lahan Industri Capai 72 Hektare
Atas dasar hal itu, perusahaan baru saja meluncurkan produk BeFa Industrial Hub, sebuah produk pergudangan modern multifungsi siap pakai yang menyasar tenant yang membutuhkan fleksibilitas operasional cepat.
Produk ini memperkuat ekosistem MM2100 sebagai kawasan industri terintegrasi yang mampu mengakomodasi berbagai skala kebutuhan investasi.
“Saat ini fokus kami adalah memperkenalkan BeFa Industrial Hub sebagai fasilitas industri siap pakai yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi tenant. Seluruh rencana pengembangan akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kondisi pasar, permintaan, dan disiplin pengelolaan belanja modal,” tambahnya.
Ia menuturkan, saat ini beberapa perusahaan cold storage juga telah menjadi salah satu sektor tenant BeFa yang memberikan kontribusi pada recurring income BEST.
Untuk ke depannya, fokus perusahaan masih pada pengembangan kawasan industri sebagai bisnis utama. Namun, pada saat yang sama, BEST akan terus mengembangkan produk dan layanan pendukung, termasuk fasilitas pergudangan dan BeFa Industrial Hub, sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan peningkatan recurring income.
“Ke depan, pengembangan setiap lini bisnis akan dilakukan secara seimbang dengan tetap mengacu pada kebutuhan pasar dan penciptaan nilai jangka panjang bagi Perseroan,” tandasnya.
Baca Juga: Okupansi Gudang Logistik Bekasi Fajar (BEST) Capai 100% pada Kuartal I-2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
