kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Tembus 51,8 juta ton, produksi minyak sawit Indonesia tumbuh 9% di tahun 2019


Senin, 03 Februari 2020 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Panen tandan buah segar kelapa sawit di Bogor, Jumat (14/6). Gapki mencatat, produksi minyak sawit Indonesia tumbuh 9% atau dari 47,43 juta ton di 2018 menjadi 51,8 juta ton. KONTAN/Baihaki/14/6/2019


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Tendi Mahadi

Lebih lanjut, Joko menyoroti masalah produktivitas. Menurut Joko, produktivitas minyak sawit Indonesia justru menunjukkan penurunan. 

Hal ini melihat data data luas sawit yang terbaru sudah mencapai seluas 16,38 juta hektare, meningkat dari data sebelumnya, sementara produksi sawit dianggap stagnan.

Baca Juga: Menperin: Hilirisasi bisa gaet investor dan mengerek ekspor

"Ini menunjukkan kalau produktivitasnya itu turun. Selama ini kita memakai angka 14,3 juta, produktivitas minyaknya 2,8 ton per ha. Kalau menggunakan data terbaru itu, produktivitasnya tinggal 2,6 ton per ha," ujar Joko.

Joko mengatakan, ke depannya dibutuhkan pemetaan yang lebih rinci, berapa besar lahan yang dimiliki swasta, pemerintah dan petani rakyat sehingga peningkatan produktivitas bisa dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×