kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.984   11,00   0,06%
  • IDX 9.021   -113,21   -1,24%
  • KOMPAS100 1.240   -14,88   -1,19%
  • LQ45 874   -10,39   -1,17%
  • ISSI 330   -4,16   -1,25%
  • IDX30 445   -8,66   -1,91%
  • IDXHIDIV20 520   -18,70   -3,47%
  • IDX80 138   -1,66   -1,19%
  • IDXV30 143   -6,03   -4,06%
  • IDXQ30 142   -3,42   -2,35%

Tembus 51,8 juta ton, produksi minyak sawit Indonesia tumbuh 9% di tahun 2019


Senin, 03 Februari 2020 / 16:49 WIB
Tembus 51,8 juta ton, produksi minyak sawit Indonesia tumbuh 9% di tahun 2019
ILUSTRASI. Panen tandan buah segar kelapa sawit di Bogor, Jumat (14/6). Gapki mencatat, produksi minyak sawit Indonesia tumbuh 9% atau dari 47,43 juta ton di 2018 menjadi 51,8 juta ton. KONTAN/Baihaki/14/6/2019


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Tendi Mahadi

Lebih lanjut, Joko menyoroti masalah produktivitas. Menurut Joko, produktivitas minyak sawit Indonesia justru menunjukkan penurunan. 

Hal ini melihat data data luas sawit yang terbaru sudah mencapai seluas 16,38 juta hektare, meningkat dari data sebelumnya, sementara produksi sawit dianggap stagnan.

Baca Juga: Menperin: Hilirisasi bisa gaet investor dan mengerek ekspor

"Ini menunjukkan kalau produktivitasnya itu turun. Selama ini kita memakai angka 14,3 juta, produktivitas minyaknya 2,8 ton per ha. Kalau menggunakan data terbaru itu, produktivitasnya tinggal 2,6 ton per ha," ujar Joko.

Joko mengatakan, ke depannya dibutuhkan pemetaan yang lebih rinci, berapa besar lahan yang dimiliki swasta, pemerintah dan petani rakyat sehingga peningkatan produktivitas bisa dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×