kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Terdampak corona, Optima Prima Metal Sinergi (OPMS) lakukan diversifikasi


Jumat, 10 Juli 2020 / 10:56 WIB
ILUSTRASI. Pekerja PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) mulai membedah kapal bekas yang dibeli perusahaan


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen besi, PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) menyiapkan sejumlah strategi guna menjaga keberlangsungan bisnis meski ada sejumlah kendala akibat pandemi virus corona. 

Rubbyanto Ping Hauw Handjaja K, Sekretaris Perusahaan OPMS menjelaskan, bisnis perusahaan memang terkendala pandemi virus corona, terutama setelah adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang mengakibatkan beberapa pelanggan tetap perusahaan harus mengikuti aturan tersebut. Alhasil, produktivitas pelanggan menjadi turun. 

"Sehingga aktivitas pengiriman barang dagangan kami tidak dapat dimaksimalkan, kami memberhentikan aktivitas pengiriman barang ke pabrik," jelas Rubbyanto kepada Kontan.co.id, Rabu (9/7). 

Baca Juga: OPMS Merealisasikan Buyback, Harga Sahamnya Berhasil Menguat 35,38%

Adapun Optima Prima Metal Sinergi telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga keberlangsungan bisnisnya. Salah satunya dengan melakukan penjualan berbasis online khususnya untuk barang-barang spare parts exs kapal, diversifikasi usaha ke bahan bangunan antara lain besi beton. 

Rubbyanto melanjutkan, diversifikasi ini dilakukan karena sementara waktu pabrik peleburan Baja dan Peleburan spare parts otomotif tidak beroperasi. 

Selain strategi di divisi marketing, Rubbyanto bilang divisi keuangan juga akan melaksanakan penempatan dana atau deposito di lembaga keuangan yang aman dengan imbal hasil yang tinggi. 

"Secara umum perusahaan kami melakukan efisiensi biaya dengan cara menekan biaya yang tidak produktif," pungkas Rubbyanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×