kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.104   69,00   0,38%
  • IDX 6.162   -23,32   -0,38%
  • KOMPAS100 805   -1,99   -0,25%
  • LQ45 611   -1,19   -0,19%
  • ISSI 213   -0,56   -0,26%
  • IDX30 344   -0,97   -0,28%
  • IDXHIDIV20 425   -1,85   -0,43%
  • IDX80 92   -0,14   -0,15%
  • IDXV30 116   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 110   -0,29   -0,27%

Terowongan 1,8 km di tunnel #1 Halim sudah tembus, proyek kereta cepat sudah 74,94%


Selasa, 15 Desember 2020 / 19:10 WIB
ILUSTRASI. Terowongan proyek jalur kereta cepat Jakarta-Bandung.


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Khomarul Hidayat

Lebih lanjut, Chandra menambahkan bahwa tuntasnya pekerjaan Tunnel #1 menambah sederet prestasi Proyek KCJB dan mendorong progres konstruksi hingga mencapai 63,9%.

“Di lapangan, angka ini merepresentasikan 5 tunnel yang telah ditembus. Dengan demikian, progress pekerjaan tunnel telah mencapai 74,94 % dari total panjang seluruh tunnel kereta cepat yakni 16km," ujarnya.

Chandra juga menyebutkan bahwa setelah Tunnel #1, dalam kurun waktu dua bulan ke depan akan terdapat dua tunnel kereta cepat yang akan tertembus.

Sejalan dengan hal tersebut, pada konstruksi struktur elevated, 1.741 batang pier telah berdiri di sepanjang lintasan Jakarta–Bandung dan siap untuk dihubungkan. Disisi lain, lebih dari 12.000 batang rel kereta cepat dengan panjang masing – masing 50 meter, juga tengah memasuki proses pengiriman dari Tiongkok secara bertahap.

“Salah satu fokus kami dalam menghadirkan sebuah moda transportasi massal modern bagi masyarakat Indonesia, yang diharapkan mampu mengubah paradigma dan perilaku masyarakat dalam menggunakan transportasi publik di masa mendatang,” imbuh Chandra.

Selanjutnya: China kirimkan rel baja untuk jalur kereta cepat Jakarta-Bandung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×