Reporter: Leni Wandira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peritel bahan pangan premium The Foodhall membidik pertumbuhan penjualan selama Ramadan dan menjelang Lebaran tahun ini seiring kepastian pencairan tunjangan hari raya (THR) dan bonus hari raya (BHR) yang diperkirakan mendorong daya beli masyarakat.
Direktur The Foodhall, Lenny Tjandra, mengatakan momentum pencairan THR biasanya menjadi pemicu peningkatan aktivitas belanja konsumen, terutama untuk kebutuhan Lebaran seperti sembako hingga paket hampers.
Menurutnya, lonjakan permintaan biasanya mulai terlihat pada pekan kedua hingga ketiga Ramadan setelah masyarakat menerima THR.
Baca Juga: PLN Ungkap Ketahanan Bahan Bakar PLTU Tanjung Jati B dan PLTU Batang di Atas 10 Hari
“Sekarang sebenarnya sudah mulai, tapi booming-nya biasanya minggu depan setelah pembagian THR. Biasanya lebih terasa di minggu ketiga menjelang Lebaran,” ujarnya kepada Kontan di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Untuk menangkap momentum tersebut, perusahaan memastikan ketersediaan stok berbagai kebutuhan Lebaran di seluruh gerai. Produk yang disiapkan antara lain paket Lebaran, sembako, serta berbagai kebutuhan konsumsi rumah tangga.
“Kami menyediakan berbagai macam stok dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap ada dan terjaga. Termasuk paket-paket Lebaran dan sembako,” kata Lenny.
Dengan dorongan konsumsi dari THR dan BHR tersebut, The Foodhall menargetkan penjualan selama Ramadan dapat tumbuh sekitar 5%–10% dibandingkan periode normal.
“Kami berharap bisa tumbuh sekitar 5% sampai 10%,” tambahnya.
Dari sisi kanal penjualan, Lenny menyebutkan saat ini transaksi kembali didominasi oleh pembelian langsung di toko. Tren ini berbeda dibandingkan periode pandemi ketika belanja online sempat melonjak.
Saat ini, kontribusi penjualan daring hanya sekitar 20% dari total penjualan, sementara sisanya berasal dari gerai fisik.
Baca Juga: Pemenang Tender Waste To Energy Diumumkan, Pengamat Ingatkan Risiko Fiskal
“Sekarang online paling sekitar 20%. Orang sekarang lebih banyak belanja offline, ke mal sambil jalan-jalan,” ujarnya.
Gerai The Foodhall sendiri tersebar di berbagai lokasi, baik di pusat perbelanjaan maupun gerai berdiri sendiri (stand alone). Menurut Lenny, performa penjualan di kedua format gerai tersebut tetap menunjukkan kinerja yang cukup baik.
Di sisi pasokan, perusahaan memastikan stok barang untuk Ramadan dan Lebaran telah disiapkan lebih awal melalui koordinasi dengan para pemasok sehingga ketersediaan produk tetap terjaga.
“Kami sudah sebelumnya sama supplier menyediakan stok untuk Lebaran ini, jadi aman,” katanya.
Dengan persiapan stok serta momentum konsumsi dari pencairan THR dan BHR, The Foodhall optimistis dapat memaksimalkan periode Ramadan sebagai salah satu pendorong kinerja penjualan pada kuartal pertama tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













