Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Minat masyarakat Indonesia untuk berwisata masih meningkat. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata RI, perjalanan wisata domestik mencapai 319,5 juta perjalanan pada kuartal I 2026, naik 13,1% secara tahunan. Di saat yang sama, masyarakat juga semakin mengandalkan platform digital seperti TikTok untuk mencari inspirasi destinasi, hotel, hingga rekomendasi kuliner.
Melihat tren tersebut, TikTok GO hadir untuk membantu pengguna mengubah inspirasi yang ditemukan di TikTok menjadi pengalaman nyata. Pengguna TikTok dapat menemukan informasi tentang destinasi wisata, hotel, atraksi, dan kuliner, kemudian melanjutkan proses pencarian hingga pemesanan melalui mitra perjalanan TikTok GO.
Minat pengguna untuk menemukan konten terkait layanan lokal di TikTok juga terus meningkat. “Pada 2025, pencarian konten terkait layanan lokal di TikTok GO, seperti hotel, destinasi wisata, atraksi, dan layanan lokal lainnya juga mengalami peningkatan hingga 60%,” tulis menajemen Tiktok dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).
Baca Juga: TikTok Perkuat Ekosistem Aplikasi dan Gim Lewat Inovasi AI
TikTok GO mengusung pendekatan content-driven discovery, yaitu membantu pengguna menemukan informasi perjalanan melalui konten yang mereka lihat di TikTok. Pengguna dapat membandingkan berbagai pilihan akomodasi dan atraksi wisata, menemukan penawaran yang sesuai, lalu melakukan pemesanan melalui mitra online travel agent (OTA).
Saat ini, TikTok GO telah bekerja sama dengan berbagai platform perjalanan untuk menghadirkan lebih dari 100.000 pilihan akomodasi dan pengalaman lokal di berbagai wilayah Indonesia.
Peran Kreator
Kreator menjadi bagian penting dalam ekosistem TikTok GO karena menghadirkan rekomendasi yang autentik berdasarkan pengalaman pribadi. Salah satunya adalah Risma Rusdyantoro, yang awalnya menggunakan TikTok sebagai jurnal perjalanan pribadi. Seiring bertambahnya audiens, kontennya mulai menjadi referensi bagi banyak orang untuk menentukan destinasi wisata.
Risma mengaku pernah menjadi salah satu kreator pertama yang mengulas UP at Thamrin Nine di Jakarta dan pameran Kuda Laut di BXSea Bintaro. Setelah videonya tayang, pihak pengelola menyampaikan bahwa banyak pengunjung mengetahui tempat tersebut melalui kontennya di TikTok.
“Dampak sebuah konten kini tidak hanya terlihat dari jumlah penonton atau komentar, tetapi juga dari banyaknya orang yang benar-benar datang ke lokasi yang direkomendasikan,” kata Risma.
Hal serupa juga dirasakan Jeje Jaelani, kreator asal Bandung yang awalnya fokus pada konten kuliner sebelum memperluas tema ke wisata dan perjalanan. ia melihat tren bahwa masyarakat kini mencari pengalaman yang lebih personal, seperti staycation, wisata kuliner, aktivitas kreatif, hingga wisata budaya, bukan hanya destinasi yang sedang viral.
Baca Juga: Kementerian UMKM Bakal Panggil Shopee hingga TikTok Shop soal Kenaikan Ongkir
Menyambut HUT ke-499 Jakarta dan musim liburan sekolah, TikTok GO menghadirkan laman khusus #PromoTravelTengahTahun yang berisi inspirasi destinasi wisata, budaya, kuliner, dan berbagai aktivitas menarik di Jakarta maupun daerah lain di Indonesia.
Melalui program ini, pengguna dapat menikmati berbagai promo perjalanan hingga 60% sepanjang Juni 2026, sehingga lebih mudah merencanakan liburan sekaligus menjelajahi destinasi baru.
Melalui TikTok GO, TikTok ingin membantu masyarakat menemukan, merencanakan, dan menikmati pengalaman baru dengan lebih mudah. Kini, sebuah perjalanan tidak selalu dimulai dari mesin pencari atau brosur wisata, tetapi bisa berawal dari satu video yang muncul di halaman For You.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














