kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Toko CD & kaset kalah bersaing dengan situs musik


Senin, 23 November 2015 / 17:43 WIB
Toko CD & kaset kalah bersaing dengan situs musik


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Maraknya situs musik ilegal di internet bukan saja merugikan para musisi, tapi juga toko-toko penjual compact disc (CD) dan kaset.

Toto Widjojo, Anggota Dewan Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI) mengatakan, penjualan CD semakin merosot selama lima tahun terakhir.

“Generasi sekarang sudah tidak lagi pergi ke toko CD, mereka mendownload musik lewat internet. Gaya hidupnya sudah berubah,” papar Toto, Senin (23/11).

Selain karena maraknya situs musik, bisnis toko CD dan kaset juga tertekan biaya operasional yang tinggi. Menurutnya, biaya sewa gerai di mal sudah sangat mahal.

“Sebagian besar toko CD dan kaset berada di mal-mal. Sekarang ini ada peningkatakan harga sewa toko di mal dan harga sewanya dengan dolar Amerika Serikat (AS),” jelas Toto.

Asal tahu saja, salah satu jaringan toko CD dan kaset, Disc Tarra dikabarkan akan menutup seluruh tokonya pada akhir tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×