kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.810   76,00   0,45%
  • IDX 7.828   -492,09   -5,91%
  • KOMPAS100 1.080   -68,31   -5,95%
  • LQ45 770   -42,33   -5,21%
  • ISSI 282   -23,09   -7,57%
  • IDX30 400   -17,67   -4,23%
  • IDXHIDIV20 477   -16,49   -3,34%
  • IDX80 119   -7,65   -6,02%
  • IDXV30 131   -7,06   -5,11%
  • IDXQ30 129   -5,19   -3,87%

Total Bangun Persada (TOTL) Bidik Perolehan Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2026


Kamis, 29 Januari 2026 / 10:29 WIB
Diperbarui Kamis, 29 Januari 2026 / 10:32 WIB
Total Bangun Persada (TOTL) Bidik Perolehan Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2026
ILUSTRASI. Proyek apartemen Orange County (KONTAN/Carolus Agus Waluyo). PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 5 triliun di sepanjang 2026.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 5 triliun di sepanjang 2026. Angka ini relatif stabil dibandingkan target yang dibidik pada tahun sebelumnya.

Dari target kontrak baru tersebut, perseroan membidik angka pendapatan sebesar Rp 3,80 triliun dengan laba bersih mencapai Rp 350 miliar.

Tak berhenti di situ, untuk tahun 2026 perseroan juga memasang target yang relatif stabil. TOTL menargetkan kontrak baru sebesar Rp 5 triliun, pendapatan Rp 3,80 triliun, serta laba bersih sebesar Rp 350 miliar.

Corporate Secretary PT Total Bangun Persada Tbk, Anggie S. Sidharta, menungkapkan nilai proyek yang sedang dalam perhitungan atau proses tender hingga akhir tahun 2025 mencapai sekitar Rp 7,79 triliun.

Baca Juga: Total Bangun Persada (TOTL) Kantongi Kontrak Baru Rp 2,55 Triliun per Juli 2025

“Di mana proyek swasta masih mendominasi portofolio perseroan,” ungkap Anggie, Rabu (28/1). 

Sebagai gambaran, hingga kuartal III-2025, TOTL tercatat membukukan laba bersih sekitar Rp 295 miliar dengan pendapatan mencapai Rp 2,79 triliun. Capaian ini mencerminkan kinerja operasional yang solid di tengah dinamika sektor konstruksi.

 

Dari sisi perolehan proyek, hingga Desember 2025 nilai kontrak yang berhasil dikantongi perseroan mencapai sekitar Rp 6,78 triliun.

Proyek-proyek tersebut meliputi pembangunan gedung perkantoran, data center, kawasan industri, hotel, hingga berbagai proyek lainnya.

Baca Juga: Total Bangun Persada Bidik Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2025, Fokus Proyek Swasta

Dari sisi belanja modal, hingga kuartal III-2025 realisasi capex TOTL mencapai sekitar Rp 6,58 miliar dari total anggaran Rp 10 miliar. Sementara untuk tahun 2026, perseroan kembali mengalokasikan capex sebesar Rp 10 miliar.

“Belanja modal tersebut akan digunakan untuk pengadaan peralatan proyek, serta pengembangan peralatan dan perangkat lunak teknologi informasi (IT) guna mendukung efisiensi dan kinerja operasional perseroan ke depan,” tandasnya. 

Selanjutnya: Digital Edge Bangun Pusat Data Hyperscale 500MW di Bekasi, Investasi US$ 4,5 Miliar

Menarik Dibaca: Harga Emas Antam Kamis 29 Januari 2026 Naik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×