kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Total Bangun Persada (TOTL) Bidik Perolehan Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2026


Kamis, 29 Januari 2026 / 10:29 WIB
Diperbarui Kamis, 29 Januari 2026 / 10:32 WIB
Total Bangun Persada (TOTL) Bidik Perolehan Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2026
ILUSTRASI. Proyek apartemen Orange County (KONTAN/Carolus Agus Waluyo). PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 5 triliun di sepanjang 2026.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 5 triliun di sepanjang 2026. Angka ini relatif stabil dibandingkan target yang dibidik pada tahun sebelumnya.

Dari target kontrak baru tersebut, perseroan membidik angka pendapatan sebesar Rp 3,80 triliun dengan laba bersih mencapai Rp 350 miliar.

Tak berhenti di situ, untuk tahun 2026 perseroan juga memasang target yang relatif stabil. TOTL menargetkan kontrak baru sebesar Rp 5 triliun, pendapatan Rp 3,80 triliun, serta laba bersih sebesar Rp 350 miliar.

Corporate Secretary PT Total Bangun Persada Tbk, Anggie S. Sidharta, menungkapkan nilai proyek yang sedang dalam perhitungan atau proses tender hingga akhir tahun 2025 mencapai sekitar Rp 7,79 triliun.

Baca Juga: Total Bangun Persada (TOTL) Kantongi Kontrak Baru Rp 2,55 Triliun per Juli 2025

“Di mana proyek swasta masih mendominasi portofolio perseroan,” ungkap Anggie, Rabu (28/1). 

Sebagai gambaran, hingga kuartal III-2025, TOTL tercatat membukukan laba bersih sekitar Rp 295 miliar dengan pendapatan mencapai Rp 2,79 triliun. Capaian ini mencerminkan kinerja operasional yang solid di tengah dinamika sektor konstruksi.

 

Dari sisi perolehan proyek, hingga Desember 2025 nilai kontrak yang berhasil dikantongi perseroan mencapai sekitar Rp 6,78 triliun.

Proyek-proyek tersebut meliputi pembangunan gedung perkantoran, data center, kawasan industri, hotel, hingga berbagai proyek lainnya.

Baca Juga: Total Bangun Persada Bidik Kontrak Baru Rp 5 Triliun pada 2025, Fokus Proyek Swasta

Dari sisi belanja modal, hingga kuartal III-2025 realisasi capex TOTL mencapai sekitar Rp 6,58 miliar dari total anggaran Rp 10 miliar. Sementara untuk tahun 2026, perseroan kembali mengalokasikan capex sebesar Rp 10 miliar.

“Belanja modal tersebut akan digunakan untuk pengadaan peralatan proyek, serta pengembangan peralatan dan perangkat lunak teknologi informasi (IT) guna mendukung efisiensi dan kinerja operasional perseroan ke depan,” tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×