kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Kontrak Baru Total Bangun Persada (TOTL) Capai Rp 2,6 Triliun per Kuartal I 2026


Minggu, 19 April 2026 / 13:18 WIB
Kontrak Baru Total Bangun Persada (TOTL) Capai Rp 2,6 Triliun per Kuartal I 2026
ILUSTRASI. Total Bangun Persada (TOTL) raih kontrak Rp 2,6 triliun per Maret 2026.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) mencatatkan nilai kontrak baru sebesar Rp 2,6 triliun per kuartal I 2026.

Corporate Secretary Total Bangun Persada Anggie S. Sidharta mengatakan, kontrak baru Total Bangun Persada mencapai sekitar Rp 2,60 triliun hingga akhir Maret 2026.

“Nilai kontrak didukung oleh pembangunan proyek gedung data center, hotel, perkantoran, dan industrial,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (17/4/2026).

Diberitakan sebelumnya, TOTL menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 5 triliun di sepanjang 2026. Angka ini relatif stabil dibandingkan target yang dibidik pada tahun sebelumnya. 

Baca Juga: Kesenjangan Akses Internet Masih Lebar, Satelit Jadi Solusi di Indonesia Timur

Dari target kontrak baru tersebut, perseroan membidik angka pendapatan sebesar Rp 3,80 triliun dengan laba bersih mencapai Rp 350 miliar.

Lebih lanjut, Anggie mengaku, kinerja TOTL di tahun ini mendapat dampak dari konflik geopolitik di Timur Tengah. 

Namun, dampaknya cenderung secara tidak langsung, terutama dari kenaikan harga energi dan material. 

 

“Perseroan mengantisipasi dengan memperkuat contingency plan serta mengoptimalkan efisiensi operasional proyek guna menjaga kinerja,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×