Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. TotalEnergies bersama Petronas dan PT Pertamina (Persero) berencana melakukan pengeboran sumur eksplorasi di Wilayah Kerja (WK) Bobara, Papua Barat, pada 2027. Proyek ini diproyeksikan berpotensi menemukan cadangan minyak dalam skala besar.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Djoko Siswanto mengatakan, pengeboran tersebut menjadi salah satu agenda eksplorasi penting di kawasan timur Indonesia.
“Tahun depan akan ngebor bersama Petronas dan Pertamina di Bobara. Mudah-mudahan ini bisa juga calon discovery minyak oil terbesar,” ujar Djoko dalam Podcast di kanal YouTube Kementerian ESDM, dikutip Senin (23/2/2026).
Baca Juga: Summarecon Tangerang Luncurkan Rona Homes Tahap 2, Harga Mulai Rp 830 Jutaan
Saat ini, WK Bobara dikelola oleh Petronas dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Blok migas tersebut berlokasi di perairan laut dalam (ultra-deepwater) dan dikenal memiliki potensi sumber daya minyak dan gas bumi yang signifikan.
TotalEnergies sendiri kembali memperkuat portofolio investasinya di sektor hulu migas Indonesia sejak 2024. Perusahaan energi asal Prancis ini mengakuisisi 24,5% hak partisipasi (participating interest/PI) di WK Bobara dari Petronas.
Akuisisi tersebut ditandai dengan penandatanganan Farm Out Agreement (FOA) antara Petronas dan TotalEnergies pada ajang Energy Asia 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Kementerian ESDM mencatat, selain WK Bobara, masih terdapat sejumlah wilayah kerja potensial lain yang dapat digarap investor global. Di antaranya WK Gaea I dan II di Papua Barat, serta WK Akimeugah I dan II yang berada di Papua Selatan dan Papua Pegunungan.
Adapun WK Bobara memiliki luas area sekitar 8.444,49 kilometer persegi dengan potensi sumber daya migas mencapai 6,8 miliar barel setara minyak (billion barrel oil equivalent/Bboe). Kontrak bagi hasil WK Bobara merupakan kontrak eksplorasi berdurasi 30 tahun yang ditandatangani pada Mei 2024, dengan komitmen pasti senilai US$16,92 juta.
Komitmen tersebut mencakup tiga studi geologi dan geofisika (G&G), survei seismik resolusi tinggi seluas 2.000 kilometer persegi, serta bonus tanda tangan sebesar US$50.000.
Baca Juga: Prospek Penjualan Toyota Menguat Jelang Lebaran, MPV dan SUV 7-Seater Jadi Andalan
Selanjutnya: Rupiah Terbang Tinggi pada Hari Ini (23/2) Saat Dolar AS Tertekan
Menarik Dibaca: Promo Alfamart Carnaval Ice Cream 16-28 Februari 2026, Wall’s Feast Beli 2 Gratis 1
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)