kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Novo Nordisk Rilis Insulin Basal Mingguan, Terobosan Baru Terapi Diabetes


Senin, 25 Mei 2026 / 16:00 WIB
Novo Nordisk Rilis Insulin Basal Mingguan, Terobosan Baru Terapi Diabetes
ILUSTRASI. HEALTH-OBESITY/NOVO NORDISK ( REUTERS/TOM ITTLE)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Novo Nordisk mengumumkan bahwa Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat telah menyetujui insulin basal kerja panjang (long-acting) mingguan milik perusahaan tersebut.

Produk ini menjadi inovasi baru dalam terapi diabetes tipe 2 dengan frekuensi penyuntikan yang lebih jarang dibandingkan insulin basal harian.

Baca Juga: Malindo Feedmill (MAIN) Lanjut Ekspansi Pabrik dan Peternakan pada 2026

Insulin basal mingguan ini memiliki konsentrasi 700 units/mL dan diindikasikan sebagai terapi tambahan terhadap diet dan olahraga untuk membantu meningkatkan kontrol glikemik pada orang dewasa dengan diabetes tipe 2.

Persetujuan FDA tersebut menjadikan insulin ini sebagai opsi terapi baru bagi pasien diabetes, terutama mereka yang sebelumnya bergantung pada insulin basal harian.

Keputusan FDA didasarkan pada hasil program uji klinis fase 3a ONWARDS pada diabetes tipe 2 untuk injeksi sekali seminggu.

Program ini mencakup empat studi acak dengan kontrol aktif dan pendekatan treat-to-target, melibatkan sekitar 2.680 orang dewasa dengan diabetes tipe 2 yang tidak terkontrol.

Baca Juga: Pertamina Hulu Energi (PHE) Produksi 1,03 Juta BOEPD, Kuasai 65% Lifting Minyak RI

Dalam studi tersebut, insulin basal mingguan dibandingkan dengan insulin basal harian. Hasilnya menunjukkan penurunan kadar HbA1c yang sebanding antara kedua terapi.

Selain itu, profil keamanan insulin mingguan ini secara umum konsisten dengan insulin basal harian.

“Langkah Novo Nordisk dalam menyediakan insulin basal mingguan mencerminkan komitmen berkelanjutan kami dalam mengedepankan inovasi perawatan kesehatan dan memperkuat dukungan untuk orang dengan diabetes. Ketika beberapa pelaku industri farmasi mulai mundur dari kategori insulin, kami justru menegaskan komitmen kami dalam mendukung inovasi, akses, dan pasokan bagi jutaan pasien yang bergantung pada insulin setiap hari,” ujar Mike Doustdar, Presiden dan CEO Novo Nordisk dalam keterangan persnya Senin (25/5/2026).

Di Indonesia, lebih dari 20 juta orang dewasa hidup dengan diabetes. Namun, tingkat kesadaran dan kepatuhan pengobatan masih menjadi tantangan utama.

Baca Juga: Harga Gas Naik Lebih dari 60%, Industri Keramik Masuk Mode Darurat

Sebuah studi menunjukkan bahwa 43,4% pasien diabetes tipe 2 merasa terbebani karena harus menjalani pengobatan setiap hari, sementara 28,4% lainnya mengaku sering lupa menjalani terapi.

Dengan kondisi tersebut, insulin basal mingguan dinilai dapat menjadi alternatif yang lebih praktis untuk menyederhanakan regimen pengobatan sekaligus meningkatkan kepatuhan pasien.

Selama lebih dari 20 tahun, Novo Nordisk telah berkomitmen mendukung penanganan diabetes di Indonesia sebagai salah satu tantangan kesehatan utama nasional.

Perusahaan juga telah menghadirkan berbagai inovasi terapi, termasuk insulin koformulasi serta terapi GLP-1 untuk diabetes tipe 2 dan obesitas.

Novo Nordisk mengimbau pasien untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai atau mengubah pengobatan apa pun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×