kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.027   27,00   0,16%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

TPMA mengejar pertumbuhan 20% tahun ini


Rabu, 24 Mei 2017 / 20:46 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

Rudy bilang, pihaknya masih akan lebih fokus di bisnis angkutan batubara ke depan. Saat ini, jasa angkutan yang mereka layani 80%-90% merupakan batubara dan sisanya merupakan angkutan wood chip untuk dikirim ke pabrik kertas.

Saat ini, TPMA belum memiliki rencana untuk menambah kapal karena perbankan sampai saat ini masih belum membuka diri memberikan pembiayaan ke sektor pelayaran.

Namun jika perusahaan mendapatkan kontrak besar jangka panjang, Rudy bilang, kemungkinan pihaknya akan mengkaji untuk menambah armada tetapi berupa kapal second.

"Kalau kapal baru pasti harganya sangat mahal. Saat ini harga satu set kapal tongkat tug boat mencapai Rp 15 miliar dengan kapasitas 7.000-8.000 ton sekali angkut," jelas Rudy.

Oleh karena itu, TPMA tidak akan banyak menyiapkan belanja modal (capex) tahun ini. Perusahaan hanya akan menyiapkan sekitar US$ 3 juta untuk docking repair atau perbaikan kapal-kapal yang sudah berusia lima tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×