kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.344   78,00   0,45%
  • IDX 7.101   28,83   0,41%
  • KOMPAS100 958   2,89   0,30%
  • LQ45 684   1,82   0,27%
  • ISSI 255   0,38   0,15%
  • IDX30 380   1,10   0,29%
  • IDXHIDIV20 465   2,14   0,46%
  • IDX80 107   0,37   0,34%
  • IDXV30 136   1,19   0,88%
  • IDXQ30 121   0,39   0,32%

Tumbuh 2,79%, Belanja Suku Cadang Semen Indonesia (SMGR) Tembus Rp 809 Miliar


Rabu, 29 April 2026 / 20:13 WIB
Tumbuh 2,79%, Belanja Suku Cadang Semen Indonesia (SMGR) Tembus Rp 809 Miliar
Proses kalibrasi shaft impeller produksi UMKM PT Kawani Tekno Nusantara pada mesin rotary packer di (SIG/dok). PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG terus memperkuat penggunaan produk dalam negeri sebagai bagian dari strategi efisiensi dan ketahanan bisnis.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG terus memperkuat penggunaan produk dalam negeri sebagai bagian dari strategi efisiensi dan ketahanan bisnis.

Sepanjang 2025, belanja suku cadang lokal perusahaan semen pelat merah ini mencapai Rp 809 miliar, tumbuh 2,79% dibandingkan 2024 yang sebesar Rp 787 miliar. Jika dibandingkan dengan baseline 2020 sebesar Rp 306 miliar, lonjakannya bahkan mencapai 164,3%.

Langkah ini menjadi salah satu kunci SMGR dalam menjaga kinerja di tengah tekanan industri bahan bangunan yang semakin kompetitif. Selain menekan biaya operasional, peningkatan penggunaan produk lokal juga memperkuat rantai pasok nasional.

Baca Juga: Semen Indonesia (SMGR) Perkuat Transparansi Informasi Demi Bisnis Berkelanjutan

Corporate Secretary Semen Indonesia, Vita Mahreyni, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar memenuhi aturan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), tetapi sudah menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. 

"Peningkatan penggunaan produk dalam negeri kami dorong melalui pengembangan suku cadang lewat riset dan pengembangan bersama mitra industri dan UKM," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (29/4/2026).

SIG juga mengarahkan praktik pengadaan berkelanjutan (sustainable procurement) untuk memperkuat pemasok domestik sekaligus menjaga efisiensi dan daya saing. 

Pendekatan ini menjadi bagian dari transformasi berbasis ESG (environmental, social, governance) yang bertujuan menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan.

Sebagai produsen bahan bangunan terbesar di Indonesia, Semen Indonesia mengintegrasikan penggunaan produk lokal di seluruh lini, mulai dari bahan baku, suku cadang, hingga jasa penunjang. 

Baca Juga: Semen Indonesia (SMGR) Perkuat Bisnis Berkelanjutan dengan Inovasi Industri Hijau

Strategi ini dinilai mampu memperkuat fundamental bisnis melalui optimalisasi rantai pasok berbasis sumber daya domestik.

Secara keseluruhan, realisasi belanja produk dalam negeri SIG pada 2025 mencapai Rp21,79 triliun atau setara 93,47% dari total belanja barang dan jasa sebesar Rp23,32 triliun. Capaian ini sekaligus menjadi kontribusi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Tak hanya itu, SMGR juga meningkatkan daya saing melalui inovasi, termasuk pengembangan semen rendah karbon berbasis bahan baku lokal yang mendukung efisiensi energi dan penurunan emisi.

 

Vita menegaskan, efisiensi dan keberlanjutan menjadi fondasi utama operasional perusahaan. Dengan strategi ini, SIG tidak hanya meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, tetapi juga memperkuat ketahanan industri nasional. 

Baca Juga: Semen Indonesia (SMGR) Gandeng Taiheiyo Cement Kembangkan Bisnis soil stabilization

Ke depan, kolaborasi dengan pelaku industri domestik akan terus diperluas untuk membangun rantai pasok yang lebih tangguh dan kompetitif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×