kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Tumbuh 92,4%, Wijaya Karya (WIKA) raih kontrak baru Rp 13,16 triliun hingga Q3-2021


Minggu, 24 Oktober 2021 / 16:44 WIB
ILUSTRASI. Pekerja konstruksi Wijaya Karya (WIKA) beraktivitas di proyek renovasi


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto

Di sisi lain, WIKA pun baru mendapatkan suntikan modal dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) alias PT SMI. Pada 18 Oktober 2021 lalu, WIKA mendapatkan fasilitas pembiayaan modal kerja dan jaminan berupa tagihan atau piutang (sisa termin) atas proyek yang akan dibiayai.

Nilai maksimum fasilitas yang diberikan sebesar Rp 700 miliar dengan nilai jaminan Rp 1.666.394.217.970 (dibulatkan Rp 1,66 triliun). Transaksi ini merupakan pinjaman dan pemberian jaminan yang diterima secara langsung dari perusahaan pembiayaan infrastruktur.

Baca Juga: Sejumlah BUMN Karya mulai rajin divestasi, simak rekomendasi analis

Seperti diketahui, 65,05% saham WIKA dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia. Sedangkan SMI seluruhnya atau 100% dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Adapun, WIKA akan menggunakan pembiayaan ini sebagai modal kerja dalam menjalankan dan menyelesaikan pembangunan sejumlah proyek infrastruktur.

"Di antaranya digunakan untuk pembiayaan modal kerja seperti proyek Bendungan Kuwil Kawangkoan, Proyek Jalan Tol Cisumdawu Seksi 4 dan proyek-proyek infrastruktur lainnya," pungkas Mahendra.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×