kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Tunda proyek listrik, PLN fokus jaga keandalan sistem


Minggu, 26 April 2020 / 18:49 WIB
ILUSTRASI. PLN terus berupaya memberikan kemudahan bagi 24 juta pelanggan rumah tangga 450 Volt Ampere (VA)


Reporter: Filemon Agung | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memutuskan untuk menunda sejumlah proyek listrik khususnya yang belum memiliki pendanaan demi penyelamatan operasional.

Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Djoko Abumanan mengatakan, penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) perlu dilakukan mengingat terjadi penurunan beban listrik.

Sayangnya, pihak PLN masih belum mau merinci proyek-proyek mana saja yang berpotensi mengalami penundaan akibat dampak pandemi corona.

Baca Juga: Indonesia utility PLN says not seeking to delay debt payments

Yang terang, Djoko memastikan dalam kondisi force majeur ini, proyek-proyek tersebut belum dapat dimulai sampai kondisi membaik.

"Hari ini hampir semua proyek telah bersurat force majeur. Sampai keadaan dinyatakan (membaik) dan bisa bekerja kembali," terang Djoko, Minggu (26/4).

Ia menambahkan, pada kondisi saat ini maka upaya yang paling mungkin dilakukan oleh PLN adalah menjaga keandalan sistem kelistrikan miliknya.

Dalam catatan Kontan.co.id, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR yang digelar secara virtual bilang skenario mitigasi di tengah pandemi virus corona ini tidak mudah. Sebab, PLN harus melakukan assesment terhadap kondisi penurunan beban dan penjualan listrik, ketidakpastian pendanaan serta faktor pasar keuangan.

"Harus kami sampaikan ini tidak hanya terkait supply dan demand, serta harga energi primer. Tetapi kami juga paham bahwa dua bulan terakhir pasar keuangan sangat kering, sehingga sangat sulit memperoleh pendana saat situasi ini," jelasnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×