kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

UMKM bisa dapat bantuan modal dari Unilever, begini syaratnya


Rabu, 12 Agustus 2020 / 04:41 WIB
ILUSTRASI. Logo Unilever. REUTERS/Piroschka van de Wouw


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selama masa pandemi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang paling terpukul. Dengan latar belakang itu, Unilever Indonesia ingin membantu para UMKM tersebut untuk kembali bangkit di tengah pandemi.

“Hampir semua sektor terkena dampak dari pandemi, terlebih para pelaku UMKM. Gotong-royong berbagai pihak membantu penguatan UMKM sangat penting untuk kebangkitan kita bersama. Bagi Unilever Indonesia, kemitraan dengan para pelaku UMKM  adalah bagian penting dari ekosistem dan pertumbuhan sejak awal kami berdiri," jelas Hemant Bakshi, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk. 

Baca Juga: Digitalisasi UMKM, BTN akan bidik 1.000 debitur

Dalam hal ini, Unilever meluncurkan kampanye #JagaUMKMIndonesia, di mana perusahaan akan memberikan bantuan kepada 147.000 pedagang warung di ekosistem Unilever agar mereka tetap dapat berjualan di masa sulit.

Unilever juga mendorong 147.000 pedagang warung untuk memperbaiki cashflow dan kelancaran usaha mereka dengan menyumbangkan keuntungan dari transaksi dengan Unilever Indonesia selama tiga bulan ke depan. 

Baca Juga: Rencana stimulus baru untuk usaha mikro bisa kurangi beban UMKM

Sementara, tambahan modal usaha diberikan dalam bentuk e-coupon untuk digunakan melalui aplikasi Sahabat Warung, yakni sebuah platform digital yang diluncurkan untuk memudahkan para mitra warung dalam proses pemesanan barang, proses komunikasi, serta memangkas rantai distribusi.




TERBARU

[X]
×