kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.325
  • EMAS681.000 0,89%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Vale Indonesia (INCO) serap capex US$ 45,77 juta pada kuartal I 2019

Minggu, 09 Juni 2019 / 14:54 WIB

Vale Indonesia (INCO) serap capex US$ 45,77 juta pada kuartal I 2019
ILUSTRASI. Pertambangan nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk masih fokus dalam melakukan kegiatan pemeliharaan guna meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Senior Manager Communication Vale Indonesia, Bayu Aji menyampaikan dengan adanya kegiatan tersebut emiten berkode saham INCO (anggota indeks Kompas100) ini merevisi target produksi nikel matte menjadi 71.000 hingga 73.000 metrik ton. Padahal pada tahun lalu target produksi mereka sebesar 75.000 ton.


“Tim operasi kami terus melakukan langkah-langkah untuk memantau dengan cermat kondisi tanur demi memastikan Perusahaan tetap dapat melanjutkan operasi dengan aman,” katanya pada Kontan, Jumat (7/5).

Hingga kuartal pertama tahun ini, mereka telah memproduksi 13.080 metrik ton nikel matte. Produksi pada kuartal pertama ini lebih rendah sekitar 36% ketimbang produksi kuartal 4 tahun 2018. Ia bilang, hal ini disebabkan adanya kombinasi aktivitas pemeliharaan yang telah direncanakan terkait dengan Larona Canal Relining, shutdown pabrik dan perbaikan tak terencana di tanur pelebur.

Ia menyampaikan pada kuartal kedua ini fokus INCO juga akan melakukan peningkatan terhadap main drive tanur pengering 2 yang merupakan salah satu program continuous improvement (CI).

“Selain itu akan ada improvement di electrostatic presipitator (ESP) tanur pengering 2 untuk memenuhi batas emisi sesuai ketetapan pemerintah,” ungkapnya.

Hingga Maret 2019, jumlah belanja modal yang terserap US$ 45,77 juta yang digunakan untuk beberapa proyek yang mereka jalankan, sedangkan total capex INCO pada tahun ini US$ 165 juta naik ketimbang capex tahun lalu sebesar US$ 83 juta.

Tak hanya digunakan untuk perawatan, INCO juga menggunakan capex untuk mengembangkan tambang di Blok Sorowako. “Sumber dana belanja modal menggunakan internal funding, dari operasional perusahaan,” imbuhnya.

Tahun ini INCO juga sedang mengatur rencana penambangan Blok Bahodopi di Sulawesi Tengah dan blok Pomalaa Sulawesi Tenggara. Nantinya INCO akan menjalin kerjasama dalam bentuk joint venture (JV) dengan perusahaan lain untuk melakukan penambangan di Blok Bahodopi dan Blok Pomalaa.


Reporter: Ika Puspitasari
Editor: Tendi
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.0504 || diagnostic_web = 0.2969

Close [X]
×