kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.979   -34,00   -0,19%
  • IDX 5.880   135,32   2,36%
  • KOMPAS100 766   21,62   2,91%
  • LQ45 581   15,32   2,71%
  • ISSI 204   4,46   2,23%
  • IDX30 328   7,91   2,47%
  • IDXHIDIV20 404   9,76   2,47%
  • IDX80 87   2,27   2,69%
  • IDXV30 110   2,62   2,44%
  • IDXQ30 106   2,65   2,57%

Volume overburden removal (OB) Delta Dunia Makmur (DOID) masih sesuai target


Kamis, 30 Januari 2020 / 18:38 WIB
ILUSTRASI. Volume overburden removal (OB) Delta Dunia Makmur (DOID) masih sesuai target. Foto Dok DOID


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Delta Dunia Makmur Tbk telah merilis kinerja operasionalnya di sektor pertambangan batubara sepanjang tahun lalu.

Perusahaan berkode saham DOID tersebut mengalami penurunan volume pengupasan batuan penutup atau overburden removal (OB) sebesar 3% (yoy) menjadi 380,1 juta bank cubic meter (bcm) hingga akhir 2019 silam.

Baca Juga: Delta Dunia (DOID) masih bahas perpanjangan kontrak dengan Kideco dan Berau Coal

Meski turun, hasil volume OB yang diraih DOID sebenarnya masih sejalan dengan target perusahaan sepanjang tahun lalu. Sebab, emiten ini memasang target volume OB sekitar 380 juta-420 juta bcm di tahun kemarin.

Head of Investor Relations DOID Regina Korompis mengatakan, hasil tersebut tak lepas dari adanya perubahan target produksi dari perusahaan pemilik tambang batubara yang menjadi pelanggan DOID.

Hal ini dikarenakan volatilitas harga batubara yang begitu cepat. Ditambah lagi, curah hujan di wilayah kerja DOID cukup tinggi hampir sepanjang tahun. "Ini berdampak pada perubahan perencanaan penambangan, sehingga menyebabkan sedikit penurunan pada volume OB," imbuh dia, Kamis (30/1).

Beruntung, di periode yang sama, DOID masih mampu mengeduk batubara sebesar 50 juta ton atau tumbuh 18% (yoy) secara tahunan.

Baca Juga: Analis: 12 saham anyar yang masuk indeks Kompas100 punya likuiditas lebih baik




TERBARU

[X]
×