kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.707   64,14   1,14%
  • KOMPAS100 737   9,26   1,27%
  • LQ45 560   7,18   1,30%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 318   3,32   1,06%
  • IDXHIDIV20 391   1,84   0,47%
  • IDX80 84   1,00   1,21%
  • IDXV30 107   -0,10   -0,09%
  • IDXQ30 103   0,73   0,71%

Walau industri otomotif lesu, market share Krama Yudha untuk segmen truk meningkat


Selasa, 21 Januari 2020 / 22:25 WIB
ILUSTRASI. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB). Mitsubishi Fuso buka diler ke 230 di Medan


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Handoyo

Sementara itu, sebanyak 12% penjualan sisanya disumbang oleh penjualan truk medium atawa medium duty truck (MDT) dan truk berat alias heavy duty truck (HDT).

Berdasarkan segmentasi sektornya, sektor logistik masih menjadi sektor yang memiliki kontribusi paling besar dalam menyerap produk truk KTB dengan porsi sebesar 50%-55%. Sementara itu, sektor perkebunan berkontribusi sekitar 10%-55%. 

Adapun sekitar 20%-30% sisanya diserap oleh sektor-sektor lain seperti konstruksi, pertambangan, infrastruktur, dan lain-lain.

Baca Juga: Hino geber penjualan truknya sebanyak 36.000 unit di tahun 2020

Perihal prospek pasar tahun ini, Duljatmono memperkirakan pasar truk akan memiliki kondisi yang tidak jauh berbeda dengan tahun lalu lantaran adanya katalis positif yang signifikan.. Meski demikian, Ia berharap pasar truk bisa bertumbuh setidaknya hingga 5% pada tahun dengan adanya katalis positif dari sektor perkebunan sawit. 

“Komoditi ini harganya sudah dari beberapa waktu terakhir di akhir tahun lalu menunjukkan kenaikan, dan permintaannya pun ada tren kenaikan, tapi itu masih perlu kita lihat dan kaji,” jelas Duljatmono (21/01).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×