kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Wijaya Karya kantongi kontrak baru Rp 520 M


Rabu, 10 Februari 2016 / 22:36 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Meski tahun 2016 baru terlampaui satu bulan, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sudah mendulang kontrak baru. Perusahaan pelat merah itu mengaku sampai akhir Januari kemarin, ia sudah mencatatkan perolehan kontrak baru sekitar Rp 520 miliar.

Keseluruhan pekerjaan yang diperolehnya itu adalah proyek milik pemerintah. “Pemerintah sudah bagus melakukan tender di awal tahun ini,” ujar Suradi, Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Tbk kepada KONTAN, Rabu (10/2).

Menurutnya keberhasilannya di bulan Januari mengantongi kontrak baru karena pemerintah banyak melakukan tender di awal tahun. Mayoritas proyek yang diperoleh WIKA kali ini didominasi oleh proyek pembangunan jalan seperti ruas tol Solo-Bawen, ruas tol Manado-Bitung dan jalan di Maros, Sulawesi Selatan.

Meski semuanya merupakan proyek pemerintah, tetapi Suradi menepis perolehan kontraknya tersebut karena pihaknya tergolong perusahaan pelat merah. Ia mengatakan tidak ada penugasan dari proyek yang diperolahnya.

Bahkan ada pula pihak swasta yang mengikuti tender, tetapi yang bersangkutan memang tidak berhasil. “Swasta juga ada yang ikut,” imbuhnya.

Asal tahu saja, sepanjang tahun ini PT Wijaya Karya Tbk menargetkan untuk mengantongi kontrak baru hingga Rp 52,3 triliun. Proyek tersebut diharap sekitar 63,42% diperoleh dari sektor swasta, 20,73% dari pemerintah dan 15,85% dari BUMN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×