kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.804   28,00   0,17%
  • IDX 8.301   68,61   0,83%
  • KOMPAS100 1.160   20,18   1,77%
  • LQ45 832   18,84   2,32%
  • ISSI 296   0,57   0,19%
  • IDX30 432   10,34   2,45%
  • IDXHIDIV20 514   13,23   2,64%
  • IDX80 129   2,34   1,85%
  • IDXV30 139   2,50   1,83%
  • IDXQ30 140   4,09   3,01%

Wijaya Karya (WIKA) Fokus Tuntaskan Proyek, meski Skema PMN Beralih ke Danantara


Minggu, 20 Juli 2025 / 12:49 WIB
Wijaya Karya (WIKA) Fokus Tuntaskan Proyek, meski Skema PMN Beralih ke Danantara
ILUSTRASI. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) memandang optimistis keputusan pemerintah mengubah skema dukungan pendanaan dari Penyertaan Modal Negara ke Danantara.


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) memandang optimistis keputusan pemerintah mengubah skema dukungan pendanaan dari Penyertaan Modal Negara (PMN) bersumber APBN ke Danantara. 

Untuk diketahui, pada 2024 emiten pelat merah ini menerima PMN sebanyak Rp 6 triliun untuk menggarap 29 Proyek Strategis Nasional (PSN). 

Corporate Secretary WIKA Ngantemin merincikan, dana tersebut di antaranya mengalir pada proyek Jalan Tol Serang Panimbang Seksi 1, 2, dan 3 di Banten, LPG Refrigerated Tuban, Smelter Manyar Gresik di Jawa Timur, dan Tol IKN Segmen 3B-2 Kariangau-Tempadung.

Baca Juga: WIKA Catat Nilai Kontrak Baru Rp 4,3 Triliun pada Semester I 2025

Saat ini, perseroan tengah fokus menyelesaikan berbagai proyek yang sedang berjalan, yakni di antaranya proyek Jaringan IPAL 1 dan 3 KIPP IKN yang sudah 44% rampung, EPC Coal Handling TLS 6 & 7 yang sudah 40% rampung, Tol Jakarta Cikampek yang sudah 68% rampung, dan Tol Semarang-Demak yang sudah 66% rampung.

Ngantemin memastikan, proyek-proyek berjalan yang termasuk dalam PSN memang masih mengandalkan PMN yang telah diterima perseroan sebelumnya.

Namun beberapa waktu lalu, pemerintah memutuskan untuk mengganti skema pendanaan pemerintah untuk perusahaan swasta maupun BUMN. Ke depannya, perusahaan dapat memperoleh dukungan dana pemerintah hanya dari hasil pengelolaan BUMN oleh Danantara sebagai lembaga pengelola investasi negara.

Nah, meski ke depannya WIKA tak bisa mengandalkan PMN dari APBN, Ngantemin yakin skema pendanaan dari Danantara tetap mampu membantu menjaga kinerja perseroan. 

Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Kantongi Proyek Jaringan Irigasi di Jambi dan Kalimantan Utara

“Skema baru ini diyakini akan menjaga keberlanjutan, memperkuat fundamental bisnis, dan meningkatkan daya saing perseroan dalam meraih peluang pasar secara lebih optimal,” kata Ngantemin kepada Kontan, Jumat (18/7). 

Lagipula, Ngantemin menilai skema ini sudah tepat untuk mendukung percepatan penyelesaian infrastruktur strategis guna mendukung terwujudnya Asta Cita Pemerintah.

Ke depan, Ngantemin bilang WIKA juga akan memperkuat portofolio infrastruktur hijau dan proyek EPCC di sektor hilirisasi dan ketahanan pangan. “Ini sejalan dengan komitmen perusahaan pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×