kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45949,73   8,09   0.86%
  • EMAS1.029.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Wijaya Karya (WIKA) garap proyek senilai Rp 112 miliar di Kepulauan Solomon


Rabu, 30 September 2020 / 15:31 WIB
Wijaya Karya (WIKA) garap proyek senilai Rp 112 miliar di Kepulauan Solomon
WIKA melakukan penandatanganan kerjasama dengan Kepulauan Solomon garap Multi Purpose Sport Complex, Rabu (30/9).


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) secara resmi ditunjuk oleh National Hosting Authority Represent of Solomon Island Government untuk membangun Multi Purpose Sport Complex di Kepulauan Solomon. Adapun nilai kontrak design and build ini senilai Rp 112 miliar.

Venue ini dibangun untuk penyelenggaraan Pacific Games 2023 turnamen antar negara yang berada di sekitar pulau Pasifik. Multi Purpose Sport Complex direncanakan untuk berdiri dengan luas 5.800 m2 pada 31 Desember 2022 dan memiliki fleksibilitas fungsi untuk dijadikan sebagai venue futsal, basket dan voli.

Direktur Operasi III WIKA Sugeng Rochadi proyek ini akan dibangun dengan standar kualitas gedung yang tahan terhadap kondisi alam dan cuaca baik itu badai topan dan gempa bumi yang sering terjadi di kepulauan Pasifik. Untuk itu, selain material yang diproduksi di Solomon, material tertentu akan didatangkan dari 3 negara yaitu Indonesia, Vietnam, dan Tiongkok.

"Kami mengapresiasi kepercayaan dari Pemerintah Kepulauan Solomon. Proyek ini akan semakin memperkuat kerjasama yang baik antara Indonesia dengan Kepulauan Solomon yang sudah terjalin sejak lama sekaligus menjadi pintu masuk bagi WIKA untuk mengerjakan proyek-proyek infrastruktur lainnya di kawasan Pasifik," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima kontan.co.id, Rabu (30/9).

Baca Juga: Peringkat turun, Wijaya Karya (WIKA) yakin masih bisa membayar utang

Menurutnya, kepercayaan ini sekaligus membuktikan bahwa perseroan tetap mencatatkan kinerja positif di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak secara global. Sugeng meyakini bahwa dengan masuknya WIKA di pasar konstruksi Kepulauan Solomon akan turut membawa pengaruh besar bagi bisnis WIKA Grup. Masuk dalam tahap awal, produk-produk hemat energi seperti Solar Water Heater yang diproduksi oleh WIKA Industri Energi akan digunakan pada proyek ini.

Sugeng bilang, WIKA juga telah memiliki pengalaman di sektor pembangunan venue olahraga. Pada penyelenggaraan Asian Games 2018, WIKA Group membuktikan kapasitasnya dengan membangun berbagai venue andalan dan ikonik sekaligus mendapatkan pengakuan secara internasional baik itu pada proyek Jakarta International Velodrome, Jakarta International Equestrian Park, serta sejumlah venue yang terletak di dalam kompleks Gelora Bung Karno, Senayan.

"Dengan begitu, kami yakin akan mampu menyelesaikan proyek ini dengan kualitas terbaik sehingga menghadirkan pengalaman juga yang terbaik bagi para atlet maupun para suporter Pacific Games 2023 sehingga akan mendatangkan manfaat yang lebih besar untuk pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Solomon," jelas Sugeng

Dengan masuknya ke Solomon, WIKA kini mengerjakan proyek di 10 negara yang tersebar di Asia, Pasifik, Timur Tengah dan Afrika diantaranya Station MRT Sanying di Taiwan, Limbang Bridge di Malaysia, Istana Presiden Republik Niger dan Apartemen Sosial di Aljazair.

Selanjutnya: WIKA raih penghargaan The Best PKBL for Indonesia CSRxPKBL Award 2020

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×