kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Wilmar Perkuat Program Magang untuk Dukung Kesiapan Kerja


Minggu, 19 April 2026 / 17:19 WIB
Wilmar Perkuat Program Magang untuk Dukung Kesiapan Kerja
ILUSTRASI. Wilmar Scholarship Program, Workshop and Graduation (dok/Wilmar )


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Wilmar memperkuat dukungannya terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesiapan kerja generasi muda melalui program magang (internship). 

Inisiatif ini difokuskan untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri atau konsep link and match.

Head of Human Capital Wilmar, Erlina Panitri, menegaskan program magang menjadi salah satu instrumen penting dalam membentuk lulusan yang siap kerja. 

"Mahasiswa dapat lebih siap memasuki dunia kerja setelah lulus," ujarnya dalam keterangan tertulis seperti dikutip Minggu (19/4/2026).

Baca Juga: Program Magang Nasional 2025 Batch 2 Dibuka November Ini, Target 80 Ribu Peserta

Program ini dirancang tidak hanya memberi pengalaman kerja langsung, tetapi juga membantu mahasiswa memahami kebutuhan industri sejak dini. 

Wilmar menyediakan dua skema magang, yakni program reguler dengan durasi hingga tiga bulan dan program berbasis kompetensi selama enam bulan. 

Pada skema berbasis kompetensi, peserta dapat mengintegrasikan kegiatan magang dengan penyelesaian tugas akhir, sehingga lebih aplikatif dan efisien.

Dalam implementasinya, Wilmar menggandeng berbagai institusi pendidikan seperti Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, hingga Kementerian Tenaga Kerja melalui program magang nasional SiapKerja. 

Kolaborasi ini memperluas jangkauan program sekaligus memperkuat peran sektor swasta dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang ketenagakerjaan.

Baca Juga: Program Magang Bergaji Setara UMP Berlanjut 2026, Pemerintah Siapkan Dana Segini

Berdasarkan pengalaman pelaksanaan, mahasiswa yang mengikuti program magang dinilai memiliki peluang lebih besar untuk cepat terserap di dunia kerja karena telah memiliki pengalaman relevan.

 Bahkan, sebagian peserta berpeluang direkrut langsung setelah menyelesaikan program.

Ke depan, Wilmar berkomitmen terus mengembangkan program magang sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam menciptakan sumber daya manusia unggul dan meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Salah satu alumni peserta magang, Aziz Fakhruddin Amrullah, mengaku mendapatkan pengalaman praktis selama mengikuti program. 

Baca Juga: Pemerintah Buka Lagi Program Magang Nasional Dengan Target 100.000 Peserta Tahun Ini

Ia terlibat langsung dalam proses operasional hingga berinteraksi dengan petani melalui program Farmer Engagement. Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia kerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×