kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Wow! Toyota Agya sudah dipesan 10.000 unit


Rabu, 12 Desember 2012 / 08:20 WIB
Wow! Toyota Agya sudah dipesan 10.000 unit
ILUSTRASI. Waskita Karya (WSKT) akan mendivestasi 6-7 jalan tol tahun ini.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA.. Mobil kecil ramah lingkungan besutan Toyota bernama Agya ternyata ramai diminati konsumen Indonesia. Semenjak dibuka pre-order sejak bulan Oktober lalu, Toyota Agya berhasil menarik minat dan sudah dipesan sebanyak 10.000 unit lebih.

"Responsnya bagus, namun kami belum aktif mengejar konsumen untuk mobil ini karena regulasinya belum jelas," kata  Jodjana Jody, chief executive officer (CEO) PT Astra International Toyota Sales Operation (Auto 2000) ketika dihubungi KONTAN di Jakarta, Selasa (11/12).

Menurut Jodjana, antusiasme konsumen Indonesia terhadap mobil yang dibanderol di bawah Rp 100 juta itu cukup diacungi jempol. Namun, pihaknya masih menunggu regulasi tentang Low Cost and Green Car (LCGC) belum ditetapkan pemerintah.

Padahal. Kata Jodjana, beleid itu akan mengatur perihal teknologi kendaraan ramah lingkungan dan insentif pajak penjualan barang mewah (PPnBM).

Karena belum ada aturan, Auto2000 saat ini belum mempersiapkan kebijakan promosi ataupun kebijakan pemasaran lain untuk Toyota Agya.

"pesanan yang sudah ada, karena mereka yang berminat. Sementara, barangnya saja belum diproduksi," tandas Jodjana. Ia bilang, produksi akan dilakukan Toyota jika regulasi sudah ditetapkan.

Bukan hanya pihak Toyota saja yang menanti kebijakan mobil ramah lingkungan itu, PT Suzuki Indomobil Sales selaku agen pemegang merek Suzuki di Indonesia juga mendambakan kebijakan serupa.


"Kami sudah ada rencana untuk mengeluarkan mobil ramah lingkungan, tetapi kami masih menunggu peraturan keluar," tandas Davy Tuilan, Direktur Penjualan PT Suzuki Indomobil Sales ketika dihubungi KONTAN, Selasa (11/12).

Mobil ramah lingkungan yang ada di segmen compact car disinyalir akan mengalami pertumbuhan beberapa tahun ke depan. Walaupun saat ini mobil multi purpose vehicle masih mendominasi, namun, pasar mobil compact car mampu mengempit pasar 12%.

"Diprediksikan compact car akan tumbuh menjadi 20% pada tiga tahun mendatang," terang Johnny Darmawan, Presiden Direktur Toyota Astra Motor di Jakarta, Selasa (11/12).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×