Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen komputer, laptop, dan aksesorinya, PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) menyiapkan sejumlah langkah untuk mendorong pertumbuhan penjualan di tengah kenaikan biaya komponen pada tahun 2026.
Corporate Secretary Zyrexindo Mandiri Buana, Evan Jordan menjelaskan, tahun ini, ZYRX tetap menjaga daya saing harga dan efisiensi operasional terutama di tengah perlambatan permintaan.
Hal ini dilakukan dengan mengoptimalkan rantai pasok serta produktivitas internal agar margin tetap terjaga.
Baca Juga: Zyrexindo Mandiri Buana (ZYRX) Targetkan Pertumbuhan Konservatif pada 2026
Lebih lanjut, Evan mengungkap pihaknya akan memperluas pasar ekspor tahun 2026.
Untuk diketahui, sepanjang 2025, penjualan ZYRX masih didominasi pasar lokal yang berkontribusi Rp 1,04 triliun, sedangkan pasar ekspor menyumbang Rp 134,4 miliar atau sekitar 11,4% ke pendapatan ZYRX.
"Kami juga akan memperluas pasar ekspor yang diproyeksikan mulai memberikan kontribusi lebih signifikan terhadap pendapatan di tahun ini," jelasnya kepada Kontan, Jumat (10/4/2026).
Selain itu, dari lokal, ZYRX juga bakal tetap menggarap peluang pengadaan dari sektor pemerintah dan institusi pemerintah. Pasalnya, pasar ini dinilai tetap stabil di tengah pelemahan segmen konsumer meskipun pasar masih menantang.
Maka, ZYRX tetap membidik perolehan kontrak pengadaan laptop khususnya dari segmen pemerintah, institusi, dan korporasi.
Namun, Evan bilang pendekatan yang diterapkan ZYRX akan lebih konservatif mengingat dinamika pasar dan peningkatan harga komponen secara global.
Baca Juga: Harga Chip Memori Melonjak Hingga 500%, Zyrexindo (ZYRX) Sesuaikan Harga Produk
Tahun ini, fokus utama perusahaan tak hanya pada volume kontrak, tetapi juga pada kualitas proyek dan margin yang dihasilkan.
"Dengan begitu, target perolehan kontrak tahun ini diharapkan tetap memberikan kontribusi positif terhadap kinerja, meskipun tidak setinggi capaian pada 2025," jelas Evan.
Dus, ZYRX pun menargetkan pertumbuhan kinerja sebesar 30% baik dari pendapatan maupun laba bersih tahun ini, lebih moderat dari tahun lalu.
"Perseroan optimistis target tersebut dapat dicapai melalui penguatan segmen enterprise, ekspansi pasar, serta menjaga efisiensi operasional," ujar Evan.
Sepanjang 2025, berdasarkan laporan keuangannya, ZYRX membukukan laba bersih Rp 43,56 miliar dari Rp 15,17 miliar, atau melonjak 187,1% secara tahunan (year-on-year).
Baca Juga: Zyrexindo Raih Kontrak 120.358 Laptop Senilai Rp 793 miliar dari Kemendikdasmen
Sementara itu, penjualan bersih tercatat Rp 1,17 triliun, meningkat 223% yoy dari Rp 364 miliar.
Evan mengungkap, pertumbuhan kinerja signifikan tersebut ditopang oleh keberhasilan perusahaan memperoleh kontrak pengadaan laptop dari Kementerian Pendidikan untuk segmen pendidikan dasar dan menengah.
Kontrak tersebut, kata Evan, menyumbang nominal signifikan ke peningkatan pendapatan sekaligus mendorong optimalisasi utilisasi produksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













