kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Kemarau di Afrika menurunkan produksi kakao dunia


Rabu, 18 Januari 2012 / 07:08 WIB
ILUSTRASI. Jenderal Min Aung Hlaing, Panglima Tertinggi Myanmar, berjabat tangan dengan pemimpin partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Aung San Suu Kyi sebelum pertemuan mereka di kantor Hlaing di Naypyitaw, 2 Desember 2015.


Reporter: Asnil Bambani Amri, | Editor: Asnil Amri

LONDON. Produksi kakao dunia terancam seret tahun ini ketimbang tahun 2011. Penurunan terjadi akibat musim kemarau yang melanda negara produsen kakao.

Laurent Pipitone, Direktur Divisi Ekonomi dan Statistik International Cocoa Organization (ICO) mengungkapkan, produksi global akan turun 10% dari realisasi produksi periode 2010 dan 2011 sebesar 4,3 juta ton. Penurunan terbesar terjadi di Afrika Barat yang dilanda musim kering yang diprediksi terjadi sampai bulan Maret mendatang.

Penurunan produksi tahun ini terjadi saat permintaan kakao naik sebesar 2%. Namun begitu, kenaikan permintaan tahun ini melemah ketimbang kenaikan permintaan tahun lalu sebesar 4,1%.

Kondisi produksi berbeda terjadi di Indonesia. Pipitone mengungkapkan, Indonesia memiliki potensi kenaikan produksi kakao sebesar 15% sampai 20% tahun ini dari realisasi produksi tahun lalu sebesar 440.000 ton

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×