kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.966   37,00   0,22%
  • IDX 7.101   -63,09   -0,88%
  • KOMPAS100 978   -11,00   -1,11%
  • LQ45 721   -10,33   -1,41%
  • ISSI 250   -1,95   -0,77%
  • IDX30 393   -5,76   -1,45%
  • IDXHIDIV20 491   -7,10   -1,42%
  • IDX80 110   -1,28   -1,14%
  • IDXV30 134   -2,01   -1,47%
  • IDXQ30 128   -1,52   -1,17%

2017 PLN ekspor listrik pakai kabel bawah laut


Jumat, 22 November 2013 / 16:10 WIB
2017 PLN ekspor listrik pakai kabel bawah laut
ILUSTRASI. Presiden Direktur PT Bank UOB Indonesia Hendra Gunawan.


Sumber: TribunNews.co | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan mengekspor listrik ke Malaysia tahun 2017. Rencananya listrik yang akan diekspor ke Malaysia dengan daya 600 megawatt (MW).

Direktur Utama PLN Nur Pamudji menjelaskan listrik yang akan diekspor ke Malaysia berasal dari pembangkit listrik yang akan dibangun di Sumatera Utara. Rencananya aliran listrik tersebut menggunakan kabel bawah laut sepanjang 60 kilometer.

"PLN akan hubungkan Dumai dengan Kota Malaka dengan kabel bawah laut," ujar Nur Pamudji di kantor pusat PLN, Jumat (22/11).

Nur menjelaskan pembangkit listrik dari Riau juga akan diekspor ke Semenanjung Malaka. Rencana untuk ekspor listrik ke Malaysia tersebut masih dalam tahap proses desain, karena melibatkan tiga instansi terkait.

"Jadi PLN bekerjasama dengan PT Tambang Batubara Bukit Asam, dan Tenaga Nasional Berhad (TNB/perusahaan listrik Malaysia) membangun pembangkit listrik dan kabel bawah laut," ungkap Nur.

Untuk investasi membangun pembangkit listrik 1.500 mw dibutuhkan US$ 1,5 juta per MW. "Pembagian anggarannya beda-beda, ada yang lebih besar dan kecil," jelas Nur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×