Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.525
  • EMAS662.000 -0,15%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Adaro: Balangan jadi tambahan produksi

Jumat, 15 Agustus 2014 / 12:22 WIB

Adaro: Balangan jadi tambahan produksi

Berita Terkait

JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk mencatat kenaikan produksi batubara pada semester I-2014. Perusahaan dengan kode saham ADRO ini memproduksi sebanyak 27,83 juta ton batubara, atau naik 11,6% jika dibandingkan dengan produksi pada periode yang sama tahun lalu yakni 24,94 juta ton. Salah satu penyumbang kenaikan produksi berasal dari tambang Balangan yang mulai produksi pada kuartal II-2014.

Head of Investor Relations & Corporate Secretary Adaro Energy Tbk Cameron Tough bilang, tambang Balangan tersebut dikelola PT Semesta Centramas (SCM), salah satu tambang dari tiga perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang diakuisisi  oleh Adaro pada tahun 2013. "Batubara dari tambang SCM itu diberi merek Balangan Coal. Kami mulai produksi 77.335 ton dan sudah ekspor 53.274 ton ke Thailand," ungkap dia, Kamis (14/8).


Produksi di tambang Balangan diharapkan bisa mencapai 1 juta ton tahun ini. Saat ini, Adaro memiliki empat tambang, yakni, tambang Tutupan, Paringin, Wara, dan yang baru Balangan Coal. Keempatnya berada di Kalimantan Selatan.

Dia menyebut, tahun ini tetap fokus meningkatkan efesiensi dan produktivitas operasi, mempertahankan pasokan batubara bagi pelanggan. "Walaupun harga batubara masih lemah, kami tetap berada pada posisi yang tepat untuk mencapai target tahun ini yang mencapai 54 juta ton sampai 56 juta ton," ujar dia.

Maklum, dampak pelemahan harga batubara bagi Adaro tidak masalah. Sebab, mayoritas penjualan berdurasi 5-10 tahun dengan harga per tahun di negosiasi.

Penjualan batubara Adaro ditujukan ke beberapa negara, pertama ke Indonesia sebesar 22%, India sebanyak 16%, China 13%, Jepang 10%, Korea 9%, Spanyol 7%, Hong Kong 7%, Malaysia 6%, dan lainnya 10%. "Kami bertahan sebagai pemasok utama bagi pasar domestik," imbuh dia.

Pada kuartal II-2014 ini juga, manajemen ADRO tengah fokus melakukan pengeboran eksplorasi tambang dengan total lubang yang dibor mencapai 154. Adapun biaya yang telah dikucurkan sebesar US$ 635.288. "Aktivitas eksplorasi untuk mendapatkan data geologis," ujar dia.


Reporter: Azis Husaini
Editor: Hendra Gunawan
Video Pilihan

TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0588 || diagnostic_web = 0.3912

Close [X]
×