kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

AISI: Begal tidak mengganggu penjualan motor


Senin, 09 Maret 2015 / 11:27 WIB
ILUSTRASI. Unit rumah tapak yang dikembangkan Mustika Land. Prospek dan Rekomendasi Saham Properti di Tengah Suku Bunga Tinggi.


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Maraknya aksi begal belakangan ini membuat pengguna motor merasa was-was. Bahkan mereka yang awalnya ingin membeli motor baru pun ikut menahan diri. Alhasil, penjualan motor diperkirakan menjadi tersendat.

Namun hal tersebut dibantah oleh Gunadi Sindhuwinata, Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI). Menurutnya, maraknya aksi begal tidak mengganggu penjualan motor. "Begal memang mengerikan tapi jumlahnya tidak terlalu banyak, jadi tidak mengganggu penjualan motor," katanya, Minggu (8/3) kemarin.

Aksi begal, lanjut dia, tidak serta merta membuat calon pembeli menahan diri untuk membeli motor. "Ada kebutuhan akan sepeda motor ya orang akan tetap beli," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pihak kepolisian yang sudah banyak menangkap pelaku begal dan melakukan sejumlah tindakan preventif. "Kami harapkan ya begal semakin berkurang, karena menimbulkan keresahan di masyarakat juga," ujar Gunadi.

Hal senada diutarakan Margono Tanuwijaya, Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor. Menurutnya penjualan tetap berjalan seperti biasa. “Begal tidak mempengaruhi penjualan," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×