Reporter: Leni Wandira | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Blue Bird Tbk (BIRD) memaksimalkan momentum Ramadan dan Idulfitri 2026 dengan memperkuat kesiapan operasional di seluruh jaringan layanannya. Strategi ini ditempuh untuk mengantisipasi pola perjalanan masyarakat yang semakin terkonsentrasi pada periode jelang dan setelah Lebaran.
Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk Monita Moerdani mengatakan, perusahaan memastikan ketersediaan lebih dari 25.000 armada yang tersebar di lebih dari 1.300 pangkalan di seluruh Indonesia.
Fokus utama diarahkan pada titik-titik mobilitas tinggi seperti pusat perbelanjaan, kawasan kuliner, area residensial, hotel, hingga simpul transportasi utama seperti bandara, stasiun, dan terminal.
Baca Juga: Kabar Gembira! Cicilan Rumah Subsidi Mau Diperpanjang Jadi 30 Tahun
“Kami melihat pola perjalanan yang semakin terkonsentrasi menjelang dan setelah Lebaran. Karena itu, kami memastikan kesiapan lebih dari 25.000 armada,” ujar Monita, Kamis (26/2/2026).
Kesiapan tersebut dibarengi dengan peremajaan armada untuk seluruh lini layanan, mulai dari Bluebird, Silverbird, Goldenbird, Bigbird, Cititrans, hingga Bluebird Kirim. Langkah ini ditujukan untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan penumpang sekaligus pengiriman barang, termasuk hampers Lebaran.
Strategi BIRD sejalan dengan hasil survei YouGov terkait jendela perjalanan Lebaran 2026. Survei tersebut menunjukkan 43% masyarakat berencana mudik dua hingga enam hari sebelum Lebaran, sementara 51% responden memilih kembali dua hingga enam hari setelah Lebaran. Data ini menegaskan periode 2–6 hari sebelum dan sesudah Lebaran menjadi fase paling krusial bagi layanan transportasi.
Dari sisi historis, data internal Bluebird Group 2025 mencatat tren positif pada fase arus balik. Untuk layanan taksi, kota-kota di Pulau Jawa seperti Bandung, Semarang, dan Yogyakarta, serta Medan dan Makassar mencatatkan pertumbuhan rata-rata hingga 20% dibandingkan periode sebelum Ramadan.
Baca Juga: Respons Isu PHK Mie Sedaap, Kemenperin Singgung Penyesuaian Produksi Musiman
Pada lini antarkota, Cititrans membukukan pertumbuhan hampir 23% pada periode Lebaran dan arus balik dibanding pekan sebelumnya. Sementara itu, Bluebird Kirim mencatat lonjakan transaksi hingga 62% selama bulan Ramadan dibandingkan sebulan sebelumnya.
Selain penguatan armada, BIRD juga mengoptimalkan fitur pada aplikasi MyBluebird, antara lain Advance Booking untuk pemesanan terjadwal dan Fixed Price guna memberikan kepastian tarif di tengah potensi kepadatan lalu lintas.
Perusahaan juga menggulirkan promo Ramadan serta kolaborasi dengan mitra F&B agar pelanggan tetap bisa berbuka puasa di perjalanan.
Dari sisi kinerja, hingga kuartal III-2025 pendapatan BIRD mencapai Rp 4,12 triliun, tumbuh 12,4% secara tahunan. Laba bersih naik 10,5% menjadi Rp 488 miliar dengan EBITDA meningkat 13,6% menjadi Rp 996,6 miliar. Sekitar 70% pendapatan berasal dari segmen taksi dan 30% dari segmen non-taksi, yang meliputi bus, shuttle, dan BRT.
Dengan kombinasi kesiapan armada, optimalisasi digital, serta ekspansi layanan non-taksi, BIRD membidik peningkatan kinerja pada periode mudik Lebaran 2026 yang diproyeksikan menjadi salah satu fase tersibuk bagi industri transportasi.
Selanjutnya: Menteng Heritage (HRME) Lunasi Pinjaman Rp 18 Miliar, Optimis Kinerja Membaik
Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Jumat 27 Februari 2026, Bangun Reputasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)