kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Akhir Maret, PGN mulai pimpin subholding gas di Pertamina


Jumat, 09 Maret 2018 / 16:51 WIB
ILUSTRASI. KERJASAMA PGN DENGAN PERTAGAS


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proses pembentukan Holding Migas diproyeksi bisa selesai dalam dua pekan ini. Kementerian BUMN menargetkan integrasi PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Pertamina Gas (Pertagas) bisa selesai pada akhir Maret 2018.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan, proses integrasi PGN dan Pertagas saat ini sudah berjalan dengan terbentuknya tim transaksi, integrasi dan operasi. 

Meski begitu, Kementerian BUMN belum memutuskan bentuk integrasi PGN-Pertagas baik melalui merger atau akusisi. "Belum, saya belum bisa menentukan. Tim transaksi nanti yang akan membereskan," ujar Fajar Jumat (9/3).

Pastinya, hasil integrasi PGN dan Pertagas ini akan berupa subholding gas Pertamina yang akan dipimpin oleh PGN. 

Dengan begitu, Harry berharap pembentukan subholding gas Pertamina akan menghilangkan dualisme dan tumpang tindih investasi di sektor gas.

"Harapannya ya lebih efisien, bermanfaat buat masyarakat tidak tumpang rindih lagi, supaya tidak dualisme," pungkas Harry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×