kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.790   56,00   0,33%
  • IDX 8.250   -70,58   -0,85%
  • KOMPAS100 1.142   -6,92   -0,60%
  • LQ45 813   0,51   0,06%
  • ISSI 297   -8,22   -2,70%
  • IDX30 421   2,94   0,70%
  • IDXHIDIV20 498   4,55   0,92%
  • IDX80 126   -0,67   -0,52%
  • IDXV30 137   -1,43   -1,03%
  • IDXQ30 135   0,98   0,73%

Aktivitas Pelabuhan Tumbuh, Kinerja Operasional Jasa Armada (IPCM) Solid di 2025


Kamis, 29 Januari 2026 / 12:58 WIB
Aktivitas Pelabuhan Tumbuh, Kinerja Operasional Jasa Armada (IPCM) Solid di 2025
ILUSTRASI. Lonjakan aktivitas kapal niaga, energi, dan peti kemas dongkrak kinerja Jasa Armada Indoneia (IPCM)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Entitas usaha PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mencatatkan kenaikan produksi jasa penundaan dan pemanduan hingga akhir 2025. 

Hingga Desember 2025, total produksi penundaan IPCM mencapai 1,85 juta GT Jam. Angka ini tumbuh 6,67% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya alias Year on Year (YoY). 

Pertumbuhan ditopang oleh peningkatan layanan pada segmen umum, Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), dan Terminal Khusus (TERSUS), sejalan dengan meningkatnya aktivitas kapal niaga, energi dan peti kemas. 

Baca Juga: Dyandra (DYAN) Bidik Segmen Event Organizer Kontribusi 80% ke Pendapatan 2026

Kinerja pemanduan juga menunjukkan tren pertumbuhan yang solid, dengan total produksi mencapai 747,99 juta GT hingga Desember 2025. Ini  meningkat signifikan sebesar 70,17% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Dari gerakan kapal juga mengalami peningkatan sebesar 165,78% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, pergerakan kapal menjadi 101.544 gerakan kapal. 

Direktur Utama Jasa Armada Indonesia Shanti Puruhita bilang pertumbuhan produksi penundaan dan pemanduan hingga Desember 2025 mencerminkan konsistensi IPCM dalam menjaga keandalan layanan dan efisiensi operasional. 

Memasuki 2026, kata Shanti, IPCM akan memfokuskan langkah strategis pada penguatan keandalan operasional, peningkatan produktivitas layanan serta pengembangan bisnis yang berkelanjutan. 

“IPCM juga akan terus memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan, mengoptimalkan pemanfaatan armada untuk mendorong pertumbuhan layanan kepelabuhanan dan logistik nasional,” tulisnya dalam keterangan resmi, Kamis (29/1/2026).

Selanjutnya: Dyandra (DYAN) Bidik Segmen Event Organizer Kontribusi 80% ke Pendapatan 2026

Menarik Dibaca: iOS 26.2.1 Rilis: Perbaikan Bug dan Fitur Darurat Krusial

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×