kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Alat berat milik Pertagas ganti BBM dengan BBG


Jumat, 08 November 2013 / 13:42 WIB
ILUSTRASI. Ini 3 Cara Mengganti Nama AirDrop di iPhone, iPad, hingga MacBook. REUTERS/Regis Duvignau/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD SEARCH GLOBAL BUSINESS 29 JAN FOR ALL IMAGES


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Anak perusahaan Pertamina, PT Pertamina Gas (Pertagas) akan mengeluarkan anggaran Rp 2 miliar untuk konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) kendaraan angkutan batubara Bontang, di Kalimantan Timur.

Dengan anggaran itu, Pertagas berharap, konsumsi BBM bersubsidi bisa berkurang khususnya di Kalimantan Timur. "Investasi Rp 2 miliar, sebagai pengganti BBM untuk industri pertambangan di Kalimantan," ujar Direktur Utama PT Pertagas Hendra Jaya di kantor pusat Pertamina, Jumat (8/11).

Hendra menilai, saat ini masih banyak kendaraan operasional tambang batubara di Bontang masih menggunakan BBM bersubsidi. "Alat berat, truk yang besar sebagai alat angkut tambang di Bontang, banyak mengkonsumsi BBM bersubsidi," ucap Hendra.

Rencananya konversi BBM akan diganti dengan LNG (Liquefied Natural Gas). Hendra berharap pelaksanaan konversi gas jenis LNG bisa membantu menghemat pasokan konsumsi BBM bersubsidi. "LNG untuk kendaraan alat berat,” target Hendra. (Adiatmaputra Fajar/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×