Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menerima rencana pendanaan hingga Rp 2 triliun dari PT Danantara Investment Management (Persero) atau DIM.
Direktur VKTR Teknologi Mobilitas, Indah P. Saugi mengonfirmasi perusahaan, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebagai induk usaha, dan DIM telah menandatangani indicative non-binding term sheet atau kerangka awal yang bersifat indikatif dan tidak mengikat pada 28 Agustus 2026.
Menurutnya, aksi korporasi ini bertujuan untuk mendukung perluasan bisnis mobility-as-a-service (MaaS) milik perusahaan.
Baca Juga: PLTS 100 GWp Dikebut, Pertamina NRE Soroti Tantangan Lahan dan Baterai
"Penandatanganan kerangka awal ini untuk menjajaki kolaborasi pendanaan strategis guna mendukung pengembangan dan ekspansi kegiatan usaha MaaS VKTR, termasuk bus dan truk listrik," kata Indah kepada Kontan, Rabu (2/9/2026).
Indah menjelaskan, MaaS merupakan model layanan yang memungkinkan perusahaan atau operator menggunakan kendaraan listrik komersial, tanpa harus menanggung seluruh kebutuhan investasi dan pendukungnya di awal.
Dalam skema ini, lanjut dia, kendaraan, pembiayaan, infrastruktur pengisian daya, hingga pengelolaan dan operasional armada dapat diintegrasikan dalam satu layanan.
Kendati begitu, manajemen VKTR tidak memerinci lebih jauh terkait urgensi hingga rencana pemanfaatan dana secara detail.
"Karena kesepakatan ini masih berupa kerangka awal yang bersifat indikatif dan tidak mengikat, VKTR tidak akan berspekulasi di luar apa yang telah diungkapkan secara publik melalui press release maupun dokumen keterbukaan informasi," jelas Indah.
Indah menegaskan bahwa setiap aksi korporasi tetap tunduk pada proses uji tuntas (due diligence) yang komprehensif, serta penandatanganan perjanjian definitif antarpihak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














