kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Anggaran disunat, Mendag: kinerja tak terganggu


Senin, 10 Juli 2017 / 20:50 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah terus melakukan efisiensi dengan melakukan pemotongan belanja barang dan kementerian. Berdasarkan instruksi presiden (inpres) no 4/2017 mengenai efisiensi belanja barang Kementerian/lembaga dalam pelaksanaan APBN tahun 2017, pemotongan dari sebelumnya Rp 237,09 triliun menjadi Rp 221,09 triliun.

Salah satu yang terkena penghematan adalah Kementerian Perdagangan yang mendapat pemotongan anggaran sebesar Rp 166,2 miliar. Menanggapi hal tersebut, Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan mengatakan, hal itu tidak akan mengganggu kinerja jajarannya. Hal ini dilakukan dengan beragam cara seperti penghematan.

"Kami akan usahakan dengan pemotongan ini capaian output-nya tidak terpengaruh untuk APBNP dan tahun 2018 juga, kita siapkan dan sesuaikan," ujarnya di Jakarta, Senin (10/7).

Dirinya memastikan kinerja Kemendag akan tetap baik meskipun mendapat pemotongan anggaran. Pengurangan tersebut dampaknya hanya pada hal yang sifatnya tidak terlalu prinsipil, seperti rapat-rapat yang biasa dilakukan dengan menyewa tempat akan dikurangi.

Selain itu hal-hal yang tidak efisien lainnya juga akan ditekan. "Kami akan mengurangi rapat-rapat (di luar) menjadi rapat di ruangan saya saja," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×