kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.181   22,00   0,12%
  • IDX 5.111   54,16   1,07%
  • KOMPAS100 660   8,27   1,27%
  • LQ45 520   4,58   0,89%
  • ISSI 170   1,05   0,62%
  • IDX30 292   2,50   0,86%
  • IDXHIDIV20 392   0,75   0,19%
  • IDX80 76   0,86   1,14%
  • IDXV30 109   0,08   0,07%
  • IDXQ30 98   -0,16   -0,16%

Anggota REI keluhkan pungli BPN di daerah


Kamis, 17 Januari 2013 / 20:13 WIB
ILUSTRASI. Asing catat net buy terbesar pada 10 saham ini di perdagangan Selasa (21/9)


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Djumyati P.

BANDUNG. Beberapa anggota Real Estat Indonesia (REI) mengeluhkan pungutan liar (pungli) yang dilakukan pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) daerah. Keluhan tersebut muncul dalam acara Rapat koordinasi nasional (Rakornas) REI 2013 di Hotel Aston, Bandung, Kamis (17/1).

Andi Raymond, Ketua Dewan Daerah REI Sulawesi Selatan mengeluhkan bahwa ada pegawai BPN daerah Sulsel yang melakukan pemerasan. "Dari anggota kami ada oknum orang BPN yang melakukan pemerasan mulai dari Rp 100 juta sampai Rp 3 miliar," kata Andi.

Tajudin Noor, Ketua Regional I REI Sumatera juga mengeluhkan pungli yang terjadi di daerah Sumatera Utara. Dia bilang banyak pungli yang harus dibayar untuk membangun rumah sederhana tapak (RST). "Pungli RST itu terjadi di mana-mana. Istilah kami dana siluman ," ujarnya.

Tajudin juga bilang komitmen dari pemerintah pusat kadang tidak sampai ke daerah. "Kebijakan otonomi daerah ada yang tidak sinkron dengan kebijakan pemerintah pusat," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×