kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

APM asal China ini catatkan kenaikan pasar di Indonesia dalam 4 tahun ke belakang


Rabu, 11 Agustus 2021 / 21:22 WIB
ILUSTRASI. DFSK Glory salah satu produk dari PT Sokonindo Automobile (DFSK)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pabrikan otomotif asal China, PT Sokonindo Automobile (DFSK), terus mencatatkan kinerja yang positif di pasar Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan pertumbuhan penjualan di pasar ritel maupun wholesales dari tahun ke tahun. 

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada 2017 market share DFSK masih 0% karena baru berhasil menjual kendaraan sebanyak 51 unit. Namun di 2018, penjualan ritel DFSK melonjak hingga capai 839 unit dan membuat pangsa pasar perusahaan menjadi 0,1%. 

Kenaikan berlanjut di tahun 2019, penjualan ritel DFSK meroket hingga menjadi 3.260 unit dan membuat pangsa pasar perusahaan melejit ke 0,3%. 

Adapun pada 2020, penjualan ritel DFSK menyusut 25,64%, dari sebelumnya 3.260 unit menjadi 2.424 unit. Penurunan penjualan kendaraan ini terjadi karena pandemi Covid-19 yang merebak di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. 

Baca Juga: Sokonindo Automobile (DFSK) masih kaji wacana insentif PPnBM

Tetapi, DFSK dapat bangkit di tahun ini. Buktinya, pada semester I-2021, DFSK kembali mencatatkan peningkatan penjualan ritel sebesar 25,7% menjadi 1.508 unit. Sementara di periode Januari-Juni 2020, penjualan ritel DFSK hanya 1.200 unit. 

Sementara itu, jika melihat dari penjualan wholesales, DFSK tercatat membukukan penurunan sebesar 49,5% menjadi 1.047 unit pada 2020 dari sebelumnya 3.857 unit di 2019. 

Namun demikian, sejak tahun 2017 hingga tahun 2019, agen pemegang merek (APM) asal Tirai Bambu ini mencatatkan pertumbuhan wholesales yang positif. 

Pada tahun 2017, DFSK mencatatkan penjualan wholesales sebanyak 159 unit. Namun, penjualan tersebut mengalami peningkatan drastis hingga 668,6% pada tahun 2018 menjadi 1.222 unit. 

Peningkatan juga terus terjadi hingga tahun 2019, di mana penjualan wholesales DFSK tercatat tumbuh 215,6% menjadi sebanyak 3.857 unit.

Selanjutnya: Pasar Indonesia kian menarik, produsen kendaraan China ramai-ramai merangsek masuk

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×