kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

APM mobil khawatir kebijakan DP 0% akan memperpanjang daftar kredit macet


Jumat, 11 Januari 2019 / 20:30 WIB


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Noverius Laoli

Direktur Pemasaran PT Suzuki Indomobil Sales 4W Donny Saputra menjelaskan, industri otomotif dan juga Suzuki masih menyesuaikan aturan ini bersama dengan perusahaan pembiayaan. Menurutnya, dampak dari aturan ini tidak seperti obat yang langsung menyembuhkan industri otomotif.

"Stimulus ini pastinya membantu industri. Tapi dampaknya mungkin harus dipantau dulu dan dapat dilihat dalam satu semester pertama 2019 ini," kata Donny.

Menurut Donny ada tiga hal yang bisa mempengaruhi pasar otomotif. Salah satunya dari produk yang diperkenalkan ke konsumen. Yang dalam ini bagian tugas dari APM. Sedangkan dari pemerintah dari merangsang pertumbuhan ekonomi dan stimulus dalam bentuk regulasi.

"Pemerintah sudah stimulus regulasi. Tinggal kita koordinasi dengan lembaga pembiayaan untuk mengaplikasikannya secara optimal agar ketakutan kredit macet tidak terjadi," kata Donny.

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmy berharap aturan ini bisa membantu pasar otomotif. Namun menurutnya perlu dilihat juga dari sisi lembaga keuangan, dalam melaksanakan program ini.

"Bagaimana lembaga keuangan mempertimbangkan risk management dan juga bahwa bahwa aturan DP 0% ini bersyarat untuk lembaga keuangan dengan non performing loan di level tertentu," kata Anton.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×