kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.850   48,00   0,29%
  • IDX 8.259   -31,80   -0,38%
  • KOMPAS100 1.167   -4,58   -0,39%
  • LQ45 838   -3,64   -0,43%
  • ISSI 296   -0,02   -0,01%
  • IDX30 436   0,03   0,01%
  • IDXHIDIV20 522   1,58   0,30%
  • IDX80 130   -0,48   -0,37%
  • IDXV30 144   1,00   0,70%
  • IDXQ30 141   0,06   0,04%

Appikando: Stop impor bahan baku ikan pindang


Kamis, 31 Mei 2012 / 17:10 WIB
Appikando: Stop impor bahan baku ikan pindang
ILUSTRASI. Salah satu manfaat jahe adalah digunakan sebagai obat batuk kering.


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Pindang Ikan Indonesia (Appikando) berharap pemerintah menghentikan sementara impor ikan untuk bahan baku industri pemindangan. Harga bahan baku ikan yang sudah menurun menjadi alasan penghentian pengusaha ikan pindang tersebut.

A.F. Hamidy, Ketua Umum Appikando bilang, saat ini harga bahan baku ikan berada pada kisaran Rp 9.000 per kilogram (kg)-Rp 10.000 per kg, harga itu sudah turun 44% dibandingkan awal tahun lalu yang mencapai Rp 14.000 per kg. "Kami ingin impor digentikan, agar ikan lokal tidak jatuh," kata Hamidy, Kamis (31/5).

Selama dua bulan terakhir, impor ikan untuk industri pemindangan mencapai 20.000 ton. Sementara kebutuhan ikan pindang selama sebulan rara-rata mencapai 157.000 ton.

Sebelumnya, Saut Parulian Hutagalung, Direktur Jenderal Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan (P2HP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengaku, izin impor diberikan guna meningkatkan kapasitas pabrik pengolahan ikan di dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×