kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

APPSI Minta Pasar Tradisional BSD dan Surakarta Jadi Contoh


Rabu, 18 November 2009 / 14:41 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Test Test

JAKARTA. Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Prabowo Subianto meminta Pemerintah menerapkan konsep pasar tradisional di komplek Bumi Serpong Damai (BSD) dan Kota Surakarta di pasar tradisional lain. “Ini menjadi contoh untuk membuat kebijakan dan membangun pasar tradisional,” jelas Prabowo Subianto, tadi malam.

Prabowo menegaskan, pemerintah pusat atau pemerintah daerah sebaiknya mengadopsi kebijakan pembangunan pasar tradisional ala pemerintah Kota Surakarta hasil kreasi Walikota Surakarta, Joko Widodo. Menurut Prabowo, Joko dengan arif tidak melakukan penggusuran terhadap pedagang kecil, tetapi malah menyediakan pasar bagi mereka dengan manajemen penglolaan yang baik.

“Dengan diakomodasi akhirnya pasar tradisional itu mendatangkan pendapatan bagi daerah,” tuturnya.

Berdasarkan data yang disuguhkan oleh APPSI, pada tahun 2003 saja terdapat 13.450 unit pasar dengan jumlah pedagang mencapai 12,655 juta orang dan pedagang sektor informal 9,685 juta orang. "Dan setiap pedagang itu menghidupi dan memperkajakan orang lebih banyak lagi,”jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×