kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

APPSI Minta Pasar Tradisional BSD dan Surakarta Jadi Contoh


Rabu, 18 November 2009 / 14:41 WIB
APPSI Minta Pasar Tradisional BSD dan Surakarta Jadi Contoh


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Test Test

JAKARTA. Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Prabowo Subianto meminta Pemerintah menerapkan konsep pasar tradisional di komplek Bumi Serpong Damai (BSD) dan Kota Surakarta di pasar tradisional lain. “Ini menjadi contoh untuk membuat kebijakan dan membangun pasar tradisional,” jelas Prabowo Subianto, tadi malam.

Prabowo menegaskan, pemerintah pusat atau pemerintah daerah sebaiknya mengadopsi kebijakan pembangunan pasar tradisional ala pemerintah Kota Surakarta hasil kreasi Walikota Surakarta, Joko Widodo. Menurut Prabowo, Joko dengan arif tidak melakukan penggusuran terhadap pedagang kecil, tetapi malah menyediakan pasar bagi mereka dengan manajemen penglolaan yang baik.

“Dengan diakomodasi akhirnya pasar tradisional itu mendatangkan pendapatan bagi daerah,” tuturnya.

Berdasarkan data yang disuguhkan oleh APPSI, pada tahun 2003 saja terdapat 13.450 unit pasar dengan jumlah pedagang mencapai 12,655 juta orang dan pedagang sektor informal 9,685 juta orang. "Dan setiap pedagang itu menghidupi dan memperkajakan orang lebih banyak lagi,”jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×