kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.032   32,00   0,19%
  • IDX 7.081   -103,90   -1,45%
  • KOMPAS100 979   -14,34   -1,44%
  • LQ45 719   -8,28   -1,14%
  • ISSI 253   -3,70   -1,44%
  • IDX30 389   -3,83   -0,97%
  • IDXHIDIV20 485   -2,65   -0,54%
  • IDX80 110   -1,45   -1,30%
  • IDXV30 134   -0,36   -0,27%
  • IDXQ30 127   -1,13   -0,88%

Arcandra tanggapi kritik World Bank soal kebijakan harga BBM


Jumat, 13 April 2018 / 15:02 WIB
ILUSTRASI. Wamen ESDM Ajak Universitas Ini Kembangkan EBT


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menanggapi kritik World Bank soal kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM). World Bank mengkritik kebijakan pemerintah soal kewajiban badan usaha meminta izin untuk menaikkan harga BBM umum.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan pemerintah menerima kritik dari World Bank. Namun pemerintah memiliki kebijakan tersendiri.

Menurutnya, kebijakan pemerintah soal BBM umum ini juga bukan untuk menetapkan harga BBM umum. Kebijakan harga BBM ini hanya untuk meminta badan usaha menginformasikan kenaikan harga kepada pemerintah. 

Dengan begitu inflasi tidak naik terlalu tinggi. "Naik boleh, asal minta persetujuan, yang kami atur bukan penetapan harga ya. Tidak ada penetapan harga, harga silahkan (diatur sendiri) tapi ajukan ke kami dulu. Sehingga kami bisa berhitung ini benar tidak. Semoga tidak asal komentar," kata Arcandra, Jumat (13/4).

Arcandra yakin dengan kebijakan tersebut tidak akan membuat iklim investasi menurun. "Nanti kami buktikan data World Bank seperti apa. Benar tidak iklim investasi turun," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×