kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.859   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Asosiasi kaca lembaran sebut penurunan harga gas industri bisa tingkatkan daya saing


Rabu, 15 April 2020 / 18:09 WIB
ILUSTRASI. Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP) sebut penurunan harga gas industri bisa tingkatkan daya saing industri lokal./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/12/11/2019.


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP)  mengapresiasi langkah pemerintah dalam mengimplementasikan penyesuaian harga gas bagi tujuh sektor industri.  Seperti diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru saja menerbitkan regulasi yang mengatur soal kebijakan penetapan harga gas bagi sebanyak tujuh sektor industri dan kebutuhan PLN.

Beleid yang tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 8 Tahun 2020 tentang Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri ini menyebutkan bahwa harga gas bumi tertentu di titik serah pengguna has bumi ditetapkan sebesar US$ 6 per mmbtu bagi tujuh golongan industri, yakni pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet.

Baca Juga: Harga gas jadi US$ 6 per MMBTU, industri besi dan baja akan agresif garap pasar lokal

“Terbitnya kebijakan harga gas industri diapresiasi setinggi-tingginya, disertai ucapan terima kasih banyak dari industri pengguna gas bumi yang daya saingnya sangat bergantung pada keekonomian energi gas bumi,” kata Ketua AKLP, Yustinus Gunawan kepada Kontan.co.id pada Rabu (15/4)/

Lebih lanjut, Yustinus mengungkapkan bahwa efisiensi biaya yang ditimbulkan akibat penurunan harga gas ke level US$ 6 per mmbtu bisa bantu industri lokal untuk meningkatkan daya saing. Apalagi, kontribusi biaya energi dalam struktur biaya produksi industri kaca lembaran dan pengaman memiliki porsi yang tidak sedikit, yakni sekitar 25% daro biaya produksi. 

Yustinus menilai, peningkatan daya saing akan berdampak pada kenaikan penjualan pada produk-produk kaca lembaran dan pengaman lokal. Sementara permintaan yang meningkat baik dari pasar lokal maupun luar negeri akan mengerek utilisasi kapasitas produksi terpasang industri kaca lembaran dan pengaman lokal. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×