kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.857   -43,00   -0,24%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Wijaya Karya (WIKA) Catat Progres Pembangunan Jalan IKN 19,35%, Lampaui Rencana Awal


Senin, 01 Juni 2026 / 14:34 WIB
Wijaya Karya (WIKA) Catat Progres Pembangunan Jalan IKN 19,35%, Lampaui Rencana Awal
ILUSTRASI. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus mempercepat pengerjaan proyek Jalan Tol Semarang–Demak. (WIKA/dok)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan progress pembangunan yang lebih cepat dari rencana pada proyek strategis Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN).  

Hingga Mei 2026, progres pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif telah mencapai 19,35%, melampaui progres rencana sebesar 18,29%. Adapun penyelesaian proyek ini ditargetkan pada 31 Desember 2027.

Saat ini, pekerjaan proyek masih berjalan secara paralel di berbagai segmen. Beberapa pekerjaan yang tengah berlangsung meliputi pekerjaan geotekstil, timbunan tanah, struktur Multi Utility Tunnel (MUT), struktur box culvert, struktur jembatan, rigid pavement, serta pekerjaan saluran drainase.

Baca Juga: Lampaui Target, Pengunjung IIMS Surabaya 2026 Tembus 36.203 Pengunjung

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menyampaikan bahwa capaian progres positif tersebut mencerminkan komitmen WIKA dalam menjaga kualitas, produktivitas, dan ketepatan pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“WIKA terus memastikan pelaksanaan pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif berjalan sesuai target melalui penguatan koordinasi, penerapan metode kerja yang efektif, serta pengendalian mutu dan biaya secara berkelanjutan. Infrastruktur ini memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas kawasan pemerintahan di IKN,” ujar Ngatemin, dalam siaran pers, Sabtu (30/5/2026) lalu. 

Dalam pelaksanaannya, WIKA juga menerapkan sejumlah inovasi dan metode konstruksi untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, serta efisiensi pekerjaan. Inovasi tersebut antara lain pemanfaatan Total Station Robotik dan Drone Photogrammetry untuk mempercepat akuisisi data konstruksi dengan tingkat presisi tinggi.

Selain itu, WIKA menerapkan metode Sliding Formwork pada pekerjaan Multi Utility Tunnel (MUT) guna meningkatkan efisiensi pelaksanaan konstruksi. Pada pekerjaan struktur, digunakan sistem Cooling Pipe pada pengecoran pile cap mass concrete untuk mengendalikan temperatur beton, mengurangi risiko retak termal, dan meningkatkan kualitas struktur. 

Di tengah dinamika pelaksanaan proyek, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah meningkatnya harga material konstruksi yang dipengaruhi oleh kondisi geopolitik global. Kenaikan tersebut berdampak pada biaya material utama, logistik, serta jasa subkontraktor. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, WIKA terus melakukan optimalisasi perencanaan, pengendalian biaya, serta efisiensi pelaksanaan agar target pekerjaan tetap dapat tercapai sesuai jadwal.

Baca Juga: Fokus Genjot Pasar Ekspor, Trisula (TRIS) Yakin Industri Fesyen Tumbuh di 2026

“Pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar kawasan vital di lingkungan Yudikatif, memperlancar mobilitas masyarakat, pegawai, dan pengguna kawasan, serta memperkuat integrasi antar fungsi kawasan pemerintahan di IKN,” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×