kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.011   20,00   0,12%
  • IDX 7.074   -23,25   -0,33%
  • KOMPAS100 975   -1,31   -0,13%
  • LQ45 717   -2,00   -0,28%
  • ISSI 251   1,50   0,60%
  • IDX30 389   -2,02   -0,52%
  • IDXHIDIV20 490   0,67   0,14%
  • IDX80 110   0,10   0,09%
  • IDXV30 136   1,54   1,15%
  • IDXQ30 127   -0,66   -0,51%

Astra Agro anggarkan biaya menanam karet Rp 50 M


Rabu, 15 April 2015 / 15:52 WIB
Astra Agro anggarkan biaya menanam karet Rp 50 M
ILUSTRASI. Menkominfo Budi Arie Setiadi menyampaikan, Tugas utama Satgas Anti Hoaks adalah memburu berita-berita palsu atau berita bohong di berbagai platform media. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra


Reporter: Mona Tobing | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) kian serius mengembangkan bisnis perkebunan karet. Perusahaan, di tahun ini, menganggarkan belanja modal Rp 40 miliar - Rp 50 miliar untuk menanam karet. 

Nantinya, karet ini guna memenuhi kebutuhan dari grup Astra di sektor otomotif. Salah satunya, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) yang memproduksi ban.

Rudy, Direktur Astra Agro Lestari menjelaskan, perusahaan akan memasok karet pada Astra Otoparts untuk sekitar empat tahun mendatang. Apalagi, AUTO akan membangun pabrik bekerja sama dengan ban Pirelli. 

Oleh sebab itu, perusahaan secara bertahap akan memulai menanam pohon karet seluas 2.000 hektar (ha) di Pulau Kalimantan. "Kalau karet kami sudah menghasilkan mungkin kami bisa supply kesana. Paling tidak empat tahun. Tapi berapa kebutuhannya belum kami hitung," ujar Rudy pada Selasa (14/3).

Dengan anggaran Rp 50 miliar tersebut, AALI mulai menanam sekitar 1.500 sampai 2.000 tanaman karet secara bertahap setiap tahun. Apalagi saat ini luas lahan yang belum tertanam kebun karet perusahaan mencapai 12.000 hektar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×